Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupInilah 5 Investor Startup Indonesia yang Paling Potensial

Anggun SeptianaJanuari 21, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/01/Gree-Ventures-2.jpg

Saat memulai bisnis dengan mengembangkan teknologi startup, setidaknya Anda harus membuat agar produk bisa dilirik oleh investor. Dengan begitu kemajuan menjadi lebih mudah dan cepat diraih.

Namun, sebagian besar dari Anda mungkin tidak mengetahui para investor yang sangat potensial bagi pengembangan teknologi startup di Indonesia sehingga Anda tidak bisa mempelajari kriteria penting yang biasanya menarik minat para investor.

Ada banyak sekali investor potensial yang seringkali memberikan dana pada bisnis startup yang pada akhirnya meraih kesuksesan, misalnya saja Toko pedia, Price Area, Berrybenka, Traveloka, Livaza, Kudo, Nightspade, dan masih banyak lagi.

Berikut Ini 5 Investor Startup Indonesia Potensial Bagi Awal Bisnis Anda

Jika Anda memiliki keinginan untuk membuka bisnis melalui inovasi teknologi startup, maka sebaiknya perlu mengetahui beberapa investor yang potensial bisa mendanai awal bisnis startup milik Anda.

Mengingat banyak bisnis yang berkembang karena adanya bantuan pendanaan dari investor tersebut, simaklah beberapa daftarnya berikut ini.

Gree Ventures

Para pebisnis startup di Indonesia bisa menggunakan jasa pendanaan dari perusahaan investor terkenal yang berasal dari Jepang, salah satunya adalah Gree Ventures. Perusahaan ini lebih fokus untuk memberikan investasi pada perusahaan industry yang bergerak pada pengembangan internet, atau smartphone mobile yang mengelola e commerce fashion sekaligus advertismentnya.

Perusahaan yang dikelola oleh Naoki Aoyag sebagai Managing Partner ini umumnya memiliki ketertarikan pada investasi startup yang khusus bergerak pada bidang payment gateway.

Cara kerja investasi yang dikelolanya, yakni dengan memberikan dana Pre Series pada tingkat An kemudian menuju hingga putaran dana seri A. Rata-rata dana investasi yang diberikan Gree Ventures, yakni sebesar 50 juta US dollar.

Perusahaan di Indonesia yang tercatat memanfaatkan dana dari investot Gree Ventures ini, antara lain seperti Bukalapak, Kudo, Berrybenka, Luxola, PriceArea, dan sebagainya. Apabila Anda memiliki keinginan bisnis startup di bidang payment gateway maka pastikan produknya bisa menarik minat Gree Ventures.

Cyber Agent Ventures (CAV)

Masih investor yang berasal dari Jepang, yakni Cyber Ager Ventures atau yang biasa disingkat CAV. Perusahaan ini membantu bisnis startup yang sedang berkembang di Indonesia sejak tahun 2011.

Mereka memiliki ketertarikan untuk mendanai produk bisnis startup yang berada di bidang e-commerce, seperti marketplace online. Potensinya sangatlah besar karena mereka memiliki visi mengedepankan pertumbuhan perusahaan.

CAV yang dikelola general manager, yakni Takahiro Suzuki dan Steven Vanada ini telah memberikan dana ke beberapa startup terkenal di Indonesia, seperti Tokopedia, VIP Plaza, Touchten, Bilna, dan HarukaEdu.

Transcosmos

Beralih ke investor yang berasal dari negara lainnya, yakni Transcosmos yang berada di bawah perusahaan teknologi AS. Mereka memang aktif dan berminat menjalin hubungan strategis dan lokalisasi untuk menyokonya dengan melakukan ekspansi ke pasar Asia, termasuk Jepang dan Indonesia.

Perusahaan ini lebih tertarik secara khusus atau fokus untuk mendanai bisnis startup yang bergerak di bidang e-commerce atau media digital, terutama yang berada di putaran seri B dan A. Contoh beberapa startup Indonesia yang didanai oleh Transcosmos seperti Berrybenka dan Luxola.

Rebright Partners

.

Banyak investor untuk bisnis startup Indonesia yang berasal dari perusahaan di Jepang, salah satu contohnya adalah Rebright Partners.

Secara khusus perusahaan ini lebih tertarik untuk mendanai e-commerce yang bergerak di bidang e-commerce serta media, namun baru-baru ini mereka juga tertarik di bidang media online, melihat popularitas yang ada di masyarakat Indonesia saat ini.

Rebright Partnes didirikan di Tokyo yang termasuk ke dalam kategori Perusahaan Venture Capital telah mendirikan basis di Singapura dan Jepang. Mereka telah tercatat melakukan pendanaan ke beberapa bisnis startup di Indonesia, seperti Qraved, MDBC Media/ MalesBanget, dan Indotrading.

Ideosource

Terdapat salah satu investor yang kini berasal dari Indonesia sendiri, yakni Ideosource di bawah pimpinan Edward Ismawan Chamdani dan Andi S. Budiman yang sekaligus menjadi pendirinya.

Ideosource tidak kalah dengan perusahaan investor lainnya dari luar negeri, mereka cukup berkompeten karena telah ahli dan berpengalaman di ranah media, teknologi, serta industry telekomunikasi di Indonesia.

Ideosource telah sukses mendanai beberapa perusahaan startup terkenal yang bergerak di bidang media dan teknologi, seperti Female Daily Network, Orori, eEvent, Touchten, Kark, dan Saqina. Hingga Kini perusahaan di bawah dua orang berkompeten tersebut masih memberikan pendanaan secara khusus pada perusahaan startup yang masih di tahap awal menuju seri A.

Source : https://income.id/investor-startup-indonesia-yang-paling-potensial/