Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupLakukan Hal Ini Saat Wawancara dengan Perusahaan Startup

Anggun SeptianaJanuari 20, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/01/Wawancara-Kerja-Perusahaan-Startup.jpg

Wawancara kerja adalah sebuah proses tanya jawab dua arah. Pewawancara sedang mencoba untuk mencari tahu apakah Anda adalah orang yang tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang tersedia. Sementara Anda sedang menilai apakah perusahaan adalah tempat yang tepat untuk bekerja selama kurang lebih 40 jam sepekan.

Namun, jika Anda mengikuti wawancara untuk sebuah perusahaan startup, ini adalah kasus khusus. Pewawancara dari perusahaan startup meneliti Anda lebih detail. Dia ingin tahun berapa banyak yang dapat Anda sumbangkan dalam dua hari, dua bulan, atau bahkan dua tahun. Dia juga ingin menyelidiki apakah Anda akan bisa menyesuaikan diri dengan staf kecil. Apakah anggota tim saat ini akan ingin duduk di samping Anda setiap hari?

Sementara Anda juga perlu mencari tahu apakah kepribadian diri cocok dengan budaya kerja perusahaan. Apakah Anda mau dibayar di bawah harga pasar? Apakah perusahaan ini akan bertahan lama dalam lima tahun? Ataukah Anda harus ancang-ancang mencari pekerjaan lagi dalam lima bulan mendatang?

Wawancara kerja Anda kali ini untuk mencari keseimbangan. Untuk mencari titik seimbang itu, berikut empat langkah yang harus Anda lakukan saat wawancara kerja dengan perusahaan startup seperti disarikan dari The Muse.

Menggunakan produk perusahaan

Produk perusahaan baru basanya inovatif, tapi belum banyak digunakan di masyarakat. Tapi, sebagai calon karyawan, Anda perlu punya wawasan tentang produk perusahaan. Apapun posisi Anda di perusahaan nanti –apakah Anda akan masuk ke tim teknik, penjualan atau pemasaran-, sebaiknya Anda menggunakan produk perusahaan sebelum wawancara kerja pertama. Dengan pengalaman mengunakan produk, Anda akan yakin jika perusahaan akan bertahan lama. Anda juga akan lebih bersemangat saat sesi tanya jawab dengan pewawancara. Lagipula, jika Anda diterima kerja nanti, maka harus memikirkan bagaimana cara meningkatkan nilai produk bagi pengguna.

Jika Anda tidak mampu membeli produk perusahaan –misalnya karena produk yang dihasilkan ditujukan untuk pengguna perusahaan dan harganya terlalu mahal-, maka lakukan penelitian. Anda bisa membaca artikel dan ulasan tentang produk perusahaan. Dengan begitu, Anda bisa memahami kelebihan dan kekurangan produk dibanding dengan pesaingnya.

Ungkapkan ide

Setelah Anda terbiasa menggunakan produk perusahaan, siapkan ide bagaimana meningkatkan kualitas produk sesuai dengan peran Anda. Misalnya Anda akan masuk ke dalam tim teknis, mungkin bisa mengajukan ide tentang fitur baru yang belum ada. Kalau Anda akan masuk di tim pemasaran, maka ungkapkan gagasan tentang cara penjualan terbaik sesuai sasaran pengguna.

Gagasan Anda tidak perlu terlalu muluk. Anda tidak sedang membuat strategi untuk empat sampai lima tahun mendatang. Ide yang Anda ungkapkan pada saat wawancara kerja harus cukup bisa menunjukkan minat Anda terhadap perusahaan. Selain itu, pewawancara bisa menangkap bahwa Anda punya keahlian yang sesuai dengan perusahaan.

Siapkan pertanyaan untuk akhir wawancara

Kebanyakan pewwancara akan menghemat waktu interview. Mereka justru ingin memberikan Anda kesempatan untuk bertanya balik di akhir sesi wawancara. Jika Anda mewawancarai seorang pendiri perusahaan, tanyakan tentang visinya, bagaimana perusahaan menentukan kesuksesan, hingga rencana dan strategi untuk mencapainya. Jangan takut bertanya tentang rencana bisnis perusahaan, situasi pendanaan, dan potensi rintangan. Kalau Anda berbicara dengan seseorang yang akan menjadi rekan kerja, tanyakan tentang bagian favorit saat bekerja di perusahaan, tantangan terbesar yang dihadapi, dan bagaimana rasanya bekerja dengan tim.

Percakapan ini akan memberi Anda informasi bermanfaat. Anda menunjukkan bahwa sedang mempertimbangkan penawaran kerja. Anda menunjukkan kepada pewawancara bahwa sedang mengevaluasi perusahaan dengan serius.

Menindaklanjuti

Anda perlu melakukan tindak lanjut untuk wawancara kerja yang dilakukan –wawancara kerja apapun, baik di perusahaan besar atau di perusahaan startup-. Beberapa hari setelah sesi wawancara, Anda bisa mengirimkan email untuk mengucapkan terima kasih sebagai tanda kesopanan. Selain itu, Anda juga menunjukkan ketertarikan untuk bekerja di perusahaan. Anda juga akan meninggalkan kesan yang lebih kuat di mata pewawancara

Source : https://www.qerja.com/journal/view/10709-lakukan-hal-ini-saat-wawancara-dengan-perusahaan-startup/2/