Tunggu Sebentar

 

Pertanian10 Jenis Tanaman yang Menguntungkan Untuk Bisnis Pertanian

Andreas Rifto DevaFebruari 11, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/pexels-photo-1084188-1280x853.jpeg

Kondisi geografis Indonesia memang berbeda-beda kesesuaiannya dengan jenis-jenis tanaman tertentu. Namun, setidaknya kondisi tersebut bisa disesuaikan dengan aneka macam jenis tanaman yang bisa hidup di suatu wilayah.

Berikut ini adalah 10 jenis tanaman yang menguntungkan bagi para produser bahan pangan. Daftar ini juga dapat menjadi referensi bagi Anda yang hendak memulai bisnis di bidang pertanian.

Sawi Hijau

Sawi hijau merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari masyarakat Indonesia. Bahan makanan yang satu ini juga dapat dipadukan dengan aneka jenis makanan dan yang terpenting tanaman ini masuk ke dalam jenis tanaman yang cepat dipanen. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, sawi hijau sudah dapat dipanen.

Beberapa langkah untuk menanam sayuran ini adalah dengan memilih benih sawi yang berkualitas, siapkan lahan untuk bibit yang sudah siap ditanam, rawat dengan baik dan Anda pun bisa menikmati hasilnya sebagai produk bisnis.

Bawang Merah dan Putih

Dua jenis bahan bumbu dapur ini selalu dibutuhkan di mana-mana, baik itu rumah makan hingga hotel dan restoran. Selain menjadi bumbu utama, biasanya harga bahan dapur ini selalu melonjak naik pada hari-hari besar karena kebutuhan yang meningkat dibanding hari biasa. Maka, dapat disimpulkan bahwa memproduksi kedua jenis tanaman ini akan sangat menguntungkan karena memiliki cakupan pasar yang baik.

Cabai

Sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai jenis makanan dengan cita rasa pedas. Maka, tak heran jika cabai merupakan salah satu bahan makanan yang cukup laris dan banyak digunakan. Banyak industri makanan yang membutuhkan cabai untuk memproduksi produk mereka, contohnya adalah produsen sambal. Jadi pasarnya sangat luas dan menguntungkan.

Tomat

Selain menjadi bahan masakan, tomat juga seringkali dipasangkan dengan cabai untuk cita rasa sambal yang tidak terlalu pedas. Jenis tanaman yang satu ini juga tak kalah dibutuhkan sebagai bagian dari bahan masakan. Namun, tanaman ini hendaknya ditanam di lahan yang basah dan pastikan aman dari serangan hama.

Kangkung

Kangkung adalah salah satu jenis sayuran favorit masyarakat Indonesia. Sayuran ini merupakan bahan masakan yang lezat dan hanya membutuhkan waktu 4 hingga 6 minggu untuk mencapai masa panen. Selain dapat ditanam dengan metode konvensional, kangkung juga dapat ditanam dengan sistem hidroponik.

Bayam

Bayam kaya akan zat besi dan menjadi sayuran bergizi, oleh karena itu bayam sering menjadi bagian dari menu makanan sehat. Cara penanamannya juga relatif mudah. Cukup siapkan media tanam di dalam polybag, masukkan media berupa tanah, pupuk kompos, pestisida, dan tanam benih bayam di dalamnya.

Terong

Meski tak semua orang menyukai terong, namun sayuran ini kaya akan gizi seperti kalsium, mineral, vitamin K dan bioflavonoid. Terong memerlukan waktu sekitar 3 hingga 4 bulan untuk mencapai masa panen hingga dua bulan ke depan dengan rentang waktu panen kurang lebih seminggu sekali.

Jahe

Rempah yang satu ini sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan bahan minuman. Selain memiliki nilai jual yang tinggi, budidaya rempah ini juga terbilang mudah dan sangat menghasilkan, sehingga bisa dapat menjadi pertimbangan bisnis Anda.

Kunyit

Tak hanya jahe, kunyit memiliki manfaat yang beragam seperti bahan jamu, obat tradisional, pewarna makanan organik dan tentunya menawarkan potensi bisnis yang menguntungkan. Per kilonya dapat dijual dengan kisaran harga Rp15.000 hingga Rp50.000.

Jamur Tiram

Modal minim adalah salah satu hal yang  sering menjadi alasan seseorang untuk memulai bisnis. Hal ini dapat berlaku pada bisnis jamur tiram. Produk pangan ini memiliki minat pasar yang cukup luas. Per kilonya dapat dijual dengan harga Rp10.000.

Untuk menentukan jenis bahan pangan yang hendak diproduksi, tentu harus mengkalkulasi keberhasilannya terlebih dahulu. Daftar tanaman tersebut dapat menjadi referensi pilihan bagi bisnis pertanian Anda.