Tunggu Sebentar

 

Pertanian4 Bisnis Pertanian yang Tidak Ada Matinya

DevaFebruari 11, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/pexels-photo-1508666-1280x854.jpeg

Sebagai negara agraris, Indonesia tentu memiliki keunggulan di bidang pertanian. Hal ini tak lepas dari aneka ragam varietas tanaman dan kesuburan tanah di bumi nusantara. Dalam kehidupan sehari-hari sebagian besar masyarakat mengandalkan suplai bahan pangan dari pasar tradisional. Bahan pokok yang tidak pernah berhenti dibutuhkan di antaranya beras, sayuran, buah-buahan, rempah atau bumbu-bumbu dan berbagai macam hasil pertanian lainnya.

Hal itu tentu menjadi peluang yang sangat besar bagi para produser pangan yang bisa kita sebut dengan petani. Tak hanya itu, petani juga membutuhkan peran pebisnis lain seperti suplier benih, alat pertanian dan lain sebagainya. Dari pasar yang tersedia, banyak ruang yang bisa dijadikan sumber bisnis. Berikut ini adalah 5 bisnis yang tidak akan mati di dunia pertanian.

Suplier Benih Unggulan

Benih adalah salah satu modal dalam bertanin namun tidak semua petani menghasilkan benih secara mandiri. Biasanya mereka akan mendapatkan benih dari para suplier yang khusus memproduksi benih berkualitas.

Bidang pertanian memiliki pasar yang sangat luas karena kebutuhan akan bahan pangan dari tanaman selalu dibutuhkan. Jadi peluang untuk mendapatkan keuntungan dari bisnis ini cukup besar.

Jika Anda berminat untuk menjadi suplier benih berkualitas, tentu harus melalui perencanaan yang matang mulai dari kalkulasi modal, lokasi pembibitan, dan yang pasti Anda harus memiliki keterampilan atau keahlian untuk menghasilkan benih yang berkualitas.

Di zaman yang serba canggih ini, informasi mengenai strategi memulai bisnis, cara mengalokasikan modal hingga cara menghasilkan benih unggulan bisa diakses dengan mudah melalui internet.

Produser Sayuran Organik

Semakin kesini masyarakat semakin menyadari pola hidup sehat. Sayuran organik muncul sebagai salah satu alternatif hidup sehat dengan mengonsumsi bahan pangan bebas pestisida. Hal ini pun dapat dimanfaatkan sebagai peluang bisnis.

Bahan-bahan yang digunakan untuk menghasilkan sayuran organik biasanya menggunakan pupuk organik tanpa zat kimia berupa pestisida atau peptisida, sehingga lebih aman dan menyehatkan.

Untuk saat ini produsen sayuran organik terbilang masih langka, sedangkan kebutuhan akan sayuran organik terus meningkat setiap tahunnya. Selain itu, media tanam sayuran organik juga tak biasa yakni menggunakan media air atau sistem penanaman hidroponik. Sistem ini menghemat lahan dan hasilnya juga tak kalah menguntungkan.

Petani Buah

Buah-buahan merupakan salah satu bahan pangan yang menyehatkan dan banyak dicari. Meski petani buah tidaklah sedikit, namun Anda bisa memasuki market dengan menghasilkan buah-buahan yang berkualitas dan sistem pemasaran yang menarik minat pelanggan.

Buah-buahan juga menjadi bahan makanan atau minuman yang banyak dibutuhkan misalnya menjadi bahan salad buah, kue, jus, es buah dan lain sebagainya. Usaha-usaha kecil seperti warung jus, warung es buah hingga restoran dan hotel yang mengolah aneka jenis makanan dan minuman seringkali membutuhkan buah-buahan dari para petani buah.

Suplier Alat Pertanian

Teknologi pertanian di masa kini semakin pesat. Peran suplier alat pertanian menjadi penting dan memberikan kemudahan bagi para petani untuk mengolah lahan pertaniannya. Melalui perkembangan teknologi yang ditawarkan, petani tidak perlu lagi susah payah membajak dengan kerbau atau alat tradisional lainnya.

Selain menjadi suplier atau penjual alat-alat pertanian, Anda juga bisa menyediakan jasa penyewaan alat pertanian. Jenis alat yang diperlukan oleh para petani dapat berupa alat pengolah lahan seperti traktor, alat pemisah padi dan alat canggih lainnya.

Itulah 4 bisnis di bidang pertanian yang dapat dikembangkan di masa mendatang.