Tunggu Sebentar

 

Gaya Hidup5 Pilihan Diversifikasi untuk Dana yang Sedang Parkir

ninaFebruari 18, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/silver-and-gold-coins-128867.jpg

Menabung adalah kegiatan konvensional yang masih dilakukan hingga saat ini. Menyisihkan pendapatan untuk dana cadangan di tabungan memang penting dilakukan karena kita tidak dapat memperkirakan secara pasti apa yang terjadi di masa depan.

Namun jika Anda memiliki dana parkir dengan nominal yang lumayan, tentu sayang membiarkannya bertahan di dalam tabungan dengan bunga yang tak seberapa.

Sebenarnya dana parkir masih dapat Anda diversifikasikan menjadi dana yang produktif melalui instrumen-instrumen yang tepat serta liquid. Berikut beberapa instrumen yang patut Anda pertimbangkan.

Emas

Emas merupakan safe haven yang selalu patut untuk Anda pertimbangkan. Dilansir dari kontan.co.id, pertumbuhan emas sepanjang tahun 2019 naik sebesar 18% atau menyentuh angka double digit dibandingkan instrumen lain yang naik sebesar single digit. Emas juga termasuk instrumen yang cukup liquid. Ketika Anda memerlukan dana dadakan, emas selalu bisa dijual kapan saja dengan harga yang cukup kompetitif.

Reksadana

Reksadana merupakan pilihan instrumen bijak lainnya agar dana parkir Anda tetap produktif. Ada banyak pilihan reksadana yang dapat disesuaikan dengan karakteristik profil resiko Anda. Karena Anda mencari tempat pertumbuhan dana yang aman dengan resiko yang minimal, Anda bisa memilih Reksadana Pasar Uang atau Reksadana Pendapatan Tetap.

Tercatat di tahun 2019, Reksadana Pendapatan Tetap seperti Infovesta Fixed Income Fund Index dapat memberikan return rerata sebesar 8,52%. Sedangkan salah satu Reksadana Pasar Uang seperti Infovesta Money Market Fund Index memberikan nilai return rerata sebesar 5,14%.

Dibandingkan instrumen lainnya, Reksadana juga menguntungkan karena tidak adanya pengenaan pajak pada instrumen ini. Karena berdasarkan UU PPh pasal 4 ayat 3 i, menetapkan bahwa Reksadana bukan termasuk objek pajak.

Obligasi

Hadirnya Obligasi Ritel dan Sukuk Ritel yang terjangkau bagi konsumen menjadi salah satu instrumen menarik yang dapat Anda manfaatkan untuk membuat dana parkir Anda tetap produktif. Sukuk Ritel Negara dan Obligasi Ritel (ORI) adalah pilihan yang bijak untuk menumbuhkan dana yang Anda miliki dengan resiko yang minim. Instrumen ini terjamin aman karena dijamin oleh negara.

Dibandingkan dengan Deposito, Obligasi Ritel dan Sukuk Ritel memiliki rate rerata suku bunga yang lebih tinggi, dengan pajak atas bunga dan pajak bagi hasil yang lebih rendah yaitu sebesar 15% sedangkan Deposito 20%.

Deposito

Deposito memang kehilangan pesonanya dibandingkan instrumen investasi lainnya namun bukan berarti tidak lagi menjadi pilihan yang tak mumpuni. Anda bisa memilih Deposito yang ditawarkan oleh Bank tertentu yang memberikan persentasi yang cukup maksimal sekitar 5% hingga 6% per tahun. Meskipun pajak atas bunga cukup tinggi sebesar 20%, namun dengan resiko yang rendah, Deposito bisa Anda jadikan pilihan jika Anda ragu dengan instrumen lainnya.

Peer to Peer Lending

Peer to Peer Lending atau P2P Lending saat ini mulai dilirik sebagai salah satu instrumen investasi yang menjanjikan. Dengan suku bunga berkisar antara 14% hingga 20% Anda bisa menanamkan uang Anda sebagai borrower untuk membantu UMKM yang membutuhkan pinjaman dengan bunga lebih rendah daripada bunga Bank Konvensional.

Pastikan Anda mempelajari seluk beluk P2P lending sebelum memutuskan menanamkan uang Anda di sana. Pilihlah penyelenggara P2P lending yang kredibel dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bagaimana? Ternyata cukup banyak pilihan instrumen investasi yang dapat Anda pilih, bukan? Dengan memilih salah satu instrumen di atas uang parkir Anda akan kembali produktif dan menambah pundi-pundi kembali kedalam tabungan Anda. Selamat mencoba.