Tunggu Sebentar

 

Gaya Hidup7 Langkah Menjaga Keuangan Pribadi agar Tetap Aman

DevaFebruari 25, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/banking-business-checklist-commerce-416322.jpg

Secara berkala, kita mungkin sering membaca berbagai artikel mengenai pengelolaan keuangan pribadi. Hal ini memang crucial mengingat kita tentu ingin bahwa di umur produktif, kita bisa menikmati hidup dengan nyaman tanpa harus dipusingkan oleh masalah keuangan yang membelit. Kali ini, memulai.id akan memberikan Anda beberapa tips pengelolaan keuangan pribadi yang praktis dan langsung bisa Anda terapkan di kehidupan sehari-hari.

  • Simpan dulu, habiskan kemudian

Untuk Anda yang menjadi karyawan, Anda bisa menyisihkan uang setiap kali Anda mendapatkan gaji. Atau untuk pebisnis, Anda bisa menyisihkan uang secara berkala. Peraturan dasar berlaku : Anda wajib menyimpan sejumlah nominal tertentu sebelum menggunakan dana untuk keperluan lainnya. Jangan melakukan sebaliknya.

Karena ketika Anda menggunakan dana dahulu baru menyimpan, yang seringkali terjadi adalah Anda tidak punya sisa uang sedikitpun untuk disimpan kembali. Jangan lupa untuk memisahkan rekening antara dana simpanan dan rekening dana kebutuhan harian.

  • Jangan abaikan dana menganggur

Dana yang tidak Anda pakai jangan dibiarkan terlalu lama di tabungan. Kenapa? Karena Anda tentu tidak mau kehilangan momen menghasilkan passive income dari dana tersebut, bukan?

Segera alihkan dana tersebut ke instrumen lain yang menghasilkan seperti reksadana atau obligasi (Sukuk atau ORI). Kedua instrumen ini bisa memberikan Anda bunga atau bagi hasil yang kompetitif dan aman. Sehingga uang Anda tetap produktif sekalipun Anda tidak memakainya.

  • Disiplin menggunakan Credit Card

Meskipun banyak orang antipati terhadap Credit Card, namun bagi Anda yang disiplin dalam hal keuangan, menggunakan Credit Card sebenarnya bisa sangat menguntungkan. Ingat bahwa Credit Card adalah salah satu alat pembayaran, bukan kartu untuk berhutang.

Dengan Credit Card, Anda bisa mengatur keuangan pribadi dengan lebih leluasa. Pun dengan banyaknya promosi yang Credit Card tawaran, Anda bisa memanfaatkannya untuk membeli produk atau menggunakan layanan dengan potongan harga.

Jika Anda merasa berat untuk menanggung biaya tahunan, maka bandingkan dengan keuntungan yang akan Anda dapatkan. Dengan ini, Anda bisa memutuskan untuk menggunakan Credit Card ataukah tidak.

  • Manfaatkan momen

Saat ini ada banyak sekali momen yang bisa Anda manfaatkan untuk membeli barang yang Anda butuhkan dengan harga lebih murah daripada harga aslinya. Misalnya dengan memanfaatkan HARBOLNAS yang hadir di akhir tahun, memanfaatkan promo potongan kartu kredit, atau memanfaatkan potongan harga lain ketika Anda menjadi member atau pelanggan di merchant tertentu. Cermatlah mencari celah untuk berbelanja dengan lebih hemat.

  • Membeli karena butuh, bukan karena Ingin

Karena keinginan tiada habisnya, maka belilah barang karena Anda merasa membutuhkannya. Jangan tergoda dengan potongan harga yang ditawarkan. Jika Anda tidak membutuhkannya, berarti Anda tidak membelinya. Hindari berbelanja secara impulsif. Jika Anda mematuhi prinsip ini, Anda akan menghemat banyak sekali uang.

  • Targetkan dana yang Anda habiskan dalam jangka waktu pendek

Misalnya dalam satu minggu. Tetapkan Anda hanya boleh menghabiskan uang sebesar yang Anda tentukan. Disiplin dalam hal ini, dan jangan gunakan uang melebihi target. Kunjungi ATM seminggu sekali untuk mengambil dana hanya sebesar yang sudah Anda tentukan.

  • Investasi

Saat ini, Investasi bisa dimulai dari nominal yang kecil. Anda bisa memilih instrumen yang cocok bagi Anda. Mulai dari saham, reksadana, obligasi, emas, bahkan properti. Sebelum melakukan investasi, pastikan Anda memahami resiko yang dimiliki masing-masing instrumen tersebut.

Jangan lupa melakukan diversifikasi, yaitu membagi investasi Anda dalam berbagai macam instrumen, dan tidak menumpuk hanya di satu instrumen saja. Hal ini agar dana Anda tetap aman dan berkembang sekalipun satu instrumen sedang mengalami penurunan.