Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupBagaimana Menjual Dengan Sukses?

ninaFebruari 23, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/asian-books-china-chinese-279225.jpg

Para penjual (salesperson) tentu ingin sukses mendapatkan closing ketika mereka melakukan prospek kepada calon klien. Namun yang seringkali terjadi adalah bukannya closing, calon klien malah pergi menjauh dan tidak mau mendengarkan Anda sama sekali. Padahal mungkin, produk atau jasa yang Anda jual adalah sesuatu yang sedang mereka butuhkan.

Lalu mengapa calon klien bisa lari lalu merasa antipati? Apakah pendekatan sales Anda kurang tepat? Karena pendekatan yang salah bisa membuat calon konsumen menjauh alih-alih mendekat. Lalu apa yang sebaiknya Anda lakukan?

Jangan Memiliki Mindset Sales

Anda mungkin bingung. Bagaimana mungkin seorang sales person tidak memiliki mindset sales? Hal ini karena mindset sales yang terlalu jelas akan membuat calon klien merasa terintimidasi karena Anda terlalu ‘menjual’. Lalu bagaimana sebaiknya?

Lakukan pendekatan sebagai pemberi solusi daripada penjual. Pemberi solusi tidak mengintimidasi, tidak terkesan memaksa, sehingga calon pembeli akan merasa nyaman karena Anda dirasa bisa menyelesaikan masalah mereka melalui produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Jangan Memaksa

Telemarketing adalah contoh yang baik dalam hal ini. Bayangkan saja. Sales menelefon calon klien di nomor telefon pribadi mereka, di jam-jam dimana mereka seharusnya tidak seharusnya mengangkat telefon, menawarkan produk-produk yang mungkin tidak mereka perlukan.

Ketika Anda menawarkan sesuatu, Anda tidak tahu bagaimana kondisi calon klien Anda di seberang sana. Apakah mereka sedang berada dalam posisi yang ideal untuk menyimak penjelasan Anda? Apakah mereka mendengarkan Anda?

Maka wajar jika sebagai sales person Anda merasa sangat sulit melakukan closing via telemarketing. Malah jika calon konsumen sudah merasa antipati, mereka akan memblokir nomor telepon Anda di kemudian hari. Seems familiar?

Terlalu Mengikuti Kemauan Klien

Saking inginnya Anda melakukan closing, Andapun mengikuti apa saja kemauan calon klien. Anda menempatkan klien di atas Anda. Ada baiknya sejak dari pertama bertemu dengan klien, tempatkan diri Anda setara dengan mereka. Berperanlah sebagai rekan pemberi solusi akan masalah-masalah klien yang berkaitan dengan produk atau layanan yang Anda jual.

Menyebutkan Harga Terlalu Dini

Kegiatan prospek Anda harus menyertakan dua hal : value and price. Sebelum Anda berbicara mengenai harga-harga, pastikan Anda menjelaskan value yang akan calon klien dapatkan ketika membeli dari Anda. Tempatkan diri Anda sebagai pemberi solusi, bukan penjual.

Calon klien yang tertarik dengan value dan merasa solusinya teratasi dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan, akan menyetujui harga yang bagus untuk produk atau jasa Anda. Namun jika Anda menyebutkan harga terlalu awal, Anda akan terlihat tidak profesional dan cenderung mengintimidasi.

Menunda Terlalu Lama

Ketika calon klien meminta untuk diberi waktu jeda, kemungkinan mereka akan meminta pertimbangan terlebih dahulu dengan partner atau rekan kerja mereka sebelum mereka memutuskan untuk deal dengan Anda. Maka beri mereka sedikit waktu, namun jangan terlalu lama.

Tanyakan lagi perkembangan keputusan calon klien setelah jeda yang ideal. Jika mereka ragu-ragu, tanyakan apa masalahnya. Jika kesulitan mereka ada pada pendanaan, Anda bisa memberikan solusi dengan memberikan alternatif pilihan pendanaan yang lebih ringan kepada calon klien Anda.

Hanya Memberi Proposal

Salah satu cara yang patut Anda hindari dalam melakukan prospek kepada calon klien Anda adalah hanya memberi proposal tanpa menjelaskan value dan solusi yang akan mereka dapatkan. Belum lagi Anda suka bercerita mengenai klien-klien Anda terdahulu yang telah berhasil menggunakan produk atau jasa Anda.

Calon Klien akan malas karena merasa Anda membandingkan mereka dengan klien terdahulu, dan tidak sungguh-sungguh peduli dalam melakukan prospek khusus kepada mereka.

Sebagai salesperson, yang kita harapkan adalah prospek menghasilkan closing. Ketika Anda mendapatkannya, pastikan Anda menutup closing dengan sempurna. Jabat tangan klien baru Anda secara resmi dan rawatlah hubungan baik jangka panjang dengan mereka.