Tunggu Sebentar

 

PertanianCara Bisnis Telur Ayam Yang Menguntungkan

DevaFebruari 15, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/group-of-hen-inside-cage-2273602.jpg

Bisnis unggas saat ini masih menjadi incaran bagi para pembisnis yang akan memulai usaha barunya. Terutama dalam berbisnis ayam petelur memiliki keuntungan yang bisa anda dapatkan jika memulai bisnis ini. Alasan untuk berbisnis ayam petelur karena setiap harinya telur yang di hasilkan oleh ayam mempunyai berbagai macam kegunaan untuk memasak ataupun untuk usaha kecil menengah. Namun, saat memilih untuk berbisnis ayam petelur, pemilik usaha tidak perlu repot mencari bibit setiap kali masa panen tiba. Karena ayam petelur dapat menghasilkan telur berulang kali sebelum kemudian membeli bibit ayam lagi. Berbeda dengan jenis ayam pedaging yang disembelih saat masa panen tiba. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa beternak ayam petelur lebih banyak dipilih oleh pebisnis dan menjanjikan keuntungan berlipat ganda. Permintaan pasar Indonesia akan produk telur pun seakan tidak pernah turun.

Bisnis telur Ayam Menjanjikan

Mengetahui hal tersebut membuat bisnis telur ayam di Indonesia saat ini sangat menjanjikan. Terlebih telur menjadi bahan pokok bagi masyarakat yang sangat dibutuhkan setiap harinya. Manfaat mengkonsumsi telur juga sangat banyak dan oleh karena itu telur ayam menjadi bahan pokok yang tidak boleh ketinggalan dalam memakan makanan. Bahkan, bukan tidak mungkin budidaya ayam jenis ini akan terus menjanjikan keuntungan sepanjang masa bagi pemiliknya. Untuk itu, bagi Anda yang ingin mendirikan bisnis ayam petelur, pelajari cara menjalankannya berikut ini agar keuntungan yang didapatkan bisa maksimal. Bagi anda yang ingin usaha telur ayam sebaiknya perhatikan beberapa penjelasannya berikut ini yang bisa anda gunakan supaya bisa menjadi pengusaha telur ayam yang sukses. 

  1. Pilih Model Kandang Ayam

Kandang ayam menjadi satu hal yang utama untuk mengjasilkan telur ayam yang berkualitas. Jenis kandang ayam petelur yang pertama adalah kandang koloni. Model kandang ayam ini hanya mengharuskan peternak untuk menempatkan ayam petelur dalam satu kandang secara bebas. Meski mudah untuk dibuat, kekurangan model kandang seperti ini adalah proses pengumpulan telur yang tidak efektif dilakukan. 

  1. Pilih Bibit Ayam Petelur

Peternak ayam petelur biasanya menggunakan dua jenis rasa ayam yaitu ayam yang menghasilkan telor berwarna putih dan coklat. Sebenarnya tidak ada perbedaan dalam telor ayam putih dan coklat. Namun, untuk ayam petelur warna putih memiliki ukuran kecil sedangkan untuk telor ayam warna coklat mempunyai ukuran lebih besar. 

  1. Jaga Kesehatan dan Kebersihan 

Untuk menjaga kesehatan ayam petelur, peternak biasanya akan memberikan vaksin serta vitamin secara berkala. Hal tersebut bertujuan agar ayam memiliki kondisi tubuh yang lebih kebal dari serangan penyakit.