Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupHOBIKU, Aplikasi Karya Anak Medan yang Mudahkan Interaksi Komunitas

adminFebruari 5, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/hobiku-1.jpeg

Medan, IDN Times- Anak Medan memang gak pernah kekurangan ide kreatif. Salah satu terobosan adalah aplikasi HOBIKU. Ini aplikasi yang menyatukan kegemaran milenial. Baik dalam reservasi olahraga seperti futsal, tiket, maupun mencari komunitas yang sesuai dengan para pengguna.

Mulai mencetuskan ide sejak 2016, HOBIKU berhasil didirikan Michael dan teman-temannya pada tahun yang sama. Mereka adalah lulusan dari Fakultas IT Universitas Sumatera Utara.

1. HOBIKU akan mempermudah para komunitas berinteraksi dengan komunitas lainnya dalam waktu secepatnya

Lanjutnya, HOBIKU adalah sebuah wadah bertemunya sesama komunitas olahraga, kesenian, ataupun keterampilan dengan pihak pemilik fasilitas ataupun masyarakat yang membutuhkan kumpulan penggemar tersebut.

Michael yang ditemani rekannya, Daniel Morris Manurung juga menyampaikan bahwa aplikasi HOBIKU akan mempermudah para komunitas berinteraksi dengan komunitas lainnya dalam waktu secepatnya (real time).

“Ini juga dari keseharian, soalnya kan untuk mencari-cari lapangan ataupun studio memakan waktu. Nanti saat kita sudah sampai di lokasi, eh tahu-tahu udah di-booking orang. Kan sayang waktunya,” jelas Michael.

2. Berbagai keuntungan akan didapatkan pengguna aplikasi

Adapun, keuntungan yang didapatkan para pengguna dari aplikasi HOBIKU ini, diantaranya para komunitas akan memungkinkan untuk diakses oleh para pengusaha di Kota Medan yang membutuhkan mereka sebagai pengisi hiburan  atau hanya untuk mencari lawan latih tanding saat bermain futsal.

“Misalnya, ada komunitas parkour yang dicari-cari oleh perusahaan untuk jadi pengisi acara, bisa bertemunya dari HOBIKU, atau teman-teman yang cari lawan tanding. Di sini semuanya bisa bertemu,” ujar Michael.

3. Istimewanya lagi, HOBIKU adalah salah satu startup buatan asli para milenial di Kota Medan

Istimewanya lagi, HOBIKU adalah salah satu startup buatan asli para milenial di Kota Medan. Dalam mendirikan HOBIKU, tentu saja Michael and friend sudah menghabiskan biaya yang cukup besar. Ditolak beberapa investor juga sudah mereka alami. Namun, hal itu bukan penghalang untuk mereka berkarya. “Saat ini sedang kita laksanakan penjajakan dengan mereka. Kita ajukan juga proposal proposal dan diskusi untuk memahami mekanisme HOBIKU ini,” ujar Michael.

4. Daniel: Pemerintah sebenarnya punya peran penting untuk membangun industri ini

Kendala lain yang dialami mereka, ditambahkan Daniel, teman Michael yang ikut membangun HOBIKU adalah izin legalitas dan penambahan perangkat tambahan dan fitur lainnya. Guna, menambah kepercayaan calon investor nantinya.

Membangun Startup di usia muda, mereka juga sudah medapat berbagai prestasi lokal maupun masuk nominasi dalam skala nasional.

“Tapi di Medan sendiri pengguna digital belum terbentuk seperti di Jakarta. Pemerintah sebenarnya punya peran penting untuk membangun industri ini. Tapi kita bisa lihat sendiri. Walaupun gitu, kita gak menyerah, dengan berjalannya waktu kita akan dapat momentumnya nanti,” ujar Daniel.

Source : https://sumut.idntimes.com/business/economy/masdalena-napitupulu-1/hobiku-aplikasi-karya-anak-medan-yang-mudahkan-interaksi-komunitas/full