Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupKehadiran Media Sosial dan Pengaruhnya Terhadap Gaya Hidup Anak Muda

DevaFebruari 5, 2020

Membahas permasalahan yang muncul di era globalisasi ini sangat menarik sehingga perlu meninjau kembali mengenai budaya yang berkembang pada masyarakat Indonesia. Di antaranya termasuk gaya hidup konsumtif masyarakat yang sering dipandang sebagai salah satu dampak pengaruh globalisasi.

Era globalisasi memang telah membuat banyak orang begitu lengah dan hanyut terhadap berbagai perkembangan yang begitu pesat. Gaya hidup khususnya gaya konsumtif tidak pernah memandang aspek sosial ekonomi. Anak muda saat ini cenderung memiliki perilaku konsumtif yang dapat timbul dari sekitar mereka.

Media menempatkan anak muda sebagai sasaran strategis yang memberikan pengaruh besar terhadap perubahan peradaban masyarakat. Dengan demikian, Lingkungan sekitar telah terpengaruh atas mobilitas kehidupan perkotaan yang  memberikan pergeseran di berbagai bidang.

Media Sosial Mempengaruhi Gaya Hidup Konsumtif

Kepemilikan gadget bagi anak muda saat ini memberikan kemudahan untuk mengakses internet tanpa batas waktu dan tempat. Terlihat bahwa setiap anak muda sekarang ini, tidak bisa terlepas dari yang namanya gadget. Peran Media yang begitu gencar juga ditunjukkan dari adanya penetapan tanggal 12 Desember sebagai Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Hal ini menunjukkan betapa media sosial sudah begitu melekat dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Media sosial dan gaya hidup merupakan dua hal yang sudah tidak dapat dipisahkan lagi. Peran media sosial juga tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi juga berpengaruh besar akan gaya hidup saat ini dengan menawarkan berbagai macam kemudahan terhadap aktivitas belanja.

Namun, media sosial dan teknologi tidak selalu berdampak positif. Ada juga dampak negatif yang ditimbulkan sehingga masyarakat harus dapat melakukan sikap pencegahan yang sangat diperlukan untuk gaya hidup anak muda saat ini. Tatanan pola hidup yang diterapkan oleh media sosial adalah tatanan hidup masa kini yang mengikuti perkembangan zaman dan tidak bisa dipisahkan jauh dari anak muda.

Media Sosial Berperan dalam Meningkatnya Konsumsi Ruang

Perilaku konsumtif tidak hanya selalu membahas tentang menghabiskan nilai guna barang atau jasa saya. Belakangan ini konsumsi ruang mulai ramai menjadi sebuah gaya hidup masyarakat di era modern saat ini. Perkembangan media sosial diikuti dengan perkembangan dunia fotografi menjadikan masyarakat berlomba-lomba untuk dapat mengabadikan kegiatan yang mereka lakukan di suatu tempat.

Meskipun konsumsi ruang ini bukan hal yang baru terjadi karena sebelumnya para traveller sudah banyak menjadikan konsumsi ruang ini sebagai sebuah gaya hidup. Mengabadikan tempat-tempat tertentu dan menampilkan hal tersebut di dalam akun media sosial pribadi tersebut menimbulkan nilai kepuasan tersendiri di banyak kalangan masyarakat saat ini khususnya anak muda.

Selain itu, perkembangan tren konsumsi ruang berdampak terhadap perkembangan tempat wisata. Tempat wisata baru mulai dibangun sedemikian rupa untuk menarik minat masyarakat saat ini. Hal ini membuat suatu pergeseran baru ketika dulu orang bepergian jauh untuk dapat menikmati tempat tersebut, tetapi sekarang masyarakat menjadikan konsumsi ruang menjadi sebuah keharusan yang harus mereka kejar.

Tatanan gaya hidup ini menjadikan suatu pergeseran tatanan sosial di masyarakat khususnya dalam hal kesenjangan sosial yang terjadi karena orang selalu menampilkan sisi positif yang mereka tampilkan di dalam dunia media sosial.

Dampak Sosial dari Perkembangan Media Sosial

Dampak sosial yang dapat ditimbulkan dari perkembangan media sosial meliputi banyak hal. Dalam media sosial terdapat unsur pembentukan dunia baru atau yang biasa disebut realitas virtual hal inilah yang disebut sebagai era hiperrealitas. Anak muda secara tidak langsung menerima nilai-nilai konsumerisme tersebut dari para pelaku bisnis di dunia maya. Tanpa disadari perilaku ini tentu akan berakibat bagi pembentukan karakter yang kedepannya akan susah diubah atau dihilangkan.

Jadi, dampak sosial bagi anak muda yang diakibatkan oleh peran media sosial dapat dibagi menjadi 2 yaitu, yang pertama masalah gaya individualis anak muda yang menilai bahwa dirinya tidak lagi membutuhkan orang lain dan kelalaian untuk berkomunikasi verbal secara baik dan benar sebagai makhluk sosial.

Segala hal yang dimudahkan oleh media sosial membuat kita semua larut di dalam hegemoni yang ditimbulkan, Anak muda akan sibuk menunjukkan sisi lain dari pribadi yang lebih aktif mengikuti perkembangan yang terjadi di media sosial.

Dampak sosial ini, jika tidak diawasi dengan benar akan menimbulkan perubahan besar kedepannya yang karena akan sangat sulit diubah di kemudian hari.

Perubahan Terhadap Budaya

Budaya hidup yang individualis adalah memodelkan gaya hidup yang kental dengan modernitas

yang melampaui batas. Kesenjangan sosial yang muncul di masyarakat sebagai akibat trend gaya hidup yang dimunculkan oleh media sosial akan menimbulkan perspektif baru. Banyak hal

yang dimunculkan di media sosial hanya sekedar menunjukkan satu bagian sisi tanpa melihat sisi lainnya.

Anak muda akan lebih gemar menikmati perkembangan gaya hidup yang digiring mindset oleh para pelaku penyebaran iklan di kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Anak muda akan terdorong untuk rela berjuang mengikuti tren budaya yang mungkin tidak cocok dengan budaya masyarakat Indonesia.

Melihat begitu besar pengaruh media sosial terhadap gaya hidup bagi anak muda, maka sudah sebaiknya sejak dini masyarakat peduli untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap anak muda.