Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupKiat Memilih Coworking Space Untuk Merintis Startup

DevaFebruari 19, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/IMG_2518.jpg

Beberapa tahun terkahir ini coworking space di kota-kota besar kian berjamur. Munculnya usaha-usaha rintisan atau startup yang membutuhkan ruang bekerja membuat pengusaha-pengusaha property melirik usaha ini.

Bagi kalian yang sedang memulai atau sedang menjalankan usaha rintisan, coworking space adalah salah satu pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tempat bekerja.

Dibandingkan ruang kerja yang fromal seperti di kantor konvensional atau rumah, coworking space dinilai lebih cozy. Coworking space pun bisa membantu anda untuk berkolaborasi dengan usaha rintisan lainnya.

Coworking space sangat cocok bagi para milenials yang tak suka dengan kekakuan saat bekerja. Selain itu, di coworking space anda bisa bekerja sambil ngopi-ngopi cantik lho.

Namun, seiring semakin banyaknya pilihan coworking space saat ini, Anda harus jeli memilihnya. Pemilihan tempat bekerja ini harus disesuaikan dengan kapasitas usaha Anda. Misalnya, dari jumlah personil, intensitas bekerja dan tentunya lokasi.

Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan coworking space, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

1. Lokasi 

Pilih lokasi coworking space sesuai dengan produktifitas usaha Anda. Jangan sampai lokasi tempat kerja yang jauh dari pusat keramaian dan tidak akses penunjuang membuat produktivitas usaha Anda terhambat.

Pilih lokasi yang dekat dengan fasilitas publik seperti stasiun kereta, terminal ataupun bandara. Selain itu, yang tak kalah penting, apakah lokasi coworking space itu dekat dengan rumah makan atau cafe.

2. Jaringan Pengguna

Keunggulan coworking space dengan kantor konvensional adalah Anda bisa saling terhubunh dengan komunitas yang juga sama bekerja di lokasi tersebut. Di coworking space, biasanya banyak freelancer maupun startup yang bekerja di sana.

Anda harus memerhatikan faktor tersebut. Apakah di coworking space yang dipilih memiliki komunitas-komunitas yang bisa ikut berkolaborasi dengan usaha Anda.

3. Fasilitas Penunjang

Biasanya pengelola coworking space sudah menyediakan beragam fasilitas yang sesuai dengan pekerjaan pada umumnya. Seperti furniture, wifi, sambungan listrik bahkan hingga local server.

Nah, untuk fasilitas ini Anda harus menyesuaikan dengan kebutuhan usaha Anda. Jangan sampai fasilitas seperti wifi, misalnya, kapasitasnya tidak cukup dengan kebutuhan Anda.

4. Biaya Sewa

Nah, faktor ini pun tak kalah penting. Tentunya, Anda harus menyesuaikan budget usaha dengan harga sewa coworking space. Rata-rata coworking space menyewakan ruangan untuk dibayar bulanan. Ada juga yang mingguan.

Anda tinggal memilih coworking space yang sesuai dengan budget Anda.