Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupSelain Aktor, Ashraf Sinclair Juga Seorang Pengusaha dan Pendiri Startup

DevaFebruari 19, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/02/IMG_2517.jpg
Sumber foto: CNN Indonesia
Jagat dunia hiburan tanah air berkabung. Aktor sekaligus suami dari penyanyi Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair tutup usia. Di usianya yang genap 40 tahun, Ashraf meninggal akibat serangan jantung.
Ashraf dikenal sebagai aktor yang membintangi sejumlah sinetron dan layar lebar. Kiprah pria kelahiran London, Inggris, ini makin moncer ketika mempersunting istrinya Bunga Citra Lestari.
Selain bekerja di panggung hiburan, Ashraf ternyata seorang pengusaha. Ia memounyai sejumlah unit bisnis di antaranya restoran hingga startup.
Banyak yang belum tahu, bahwa Ashraf tergabung dalam sebuah perusahaan modal ventura asal Amerika Serikat bernama 500 startup.
Dilansir e27.co, Ashraf bergabung dengan 500 Startup sejak 2017 silam. Di perusahaan modal ventura itu, Ashraf ditugasi mencari startup Indonesia yang potensial untuk dapat pendanaan tahap awal melalui investasi 500 Durians Fund II.
Selama beroperasi di Indonesia, modal ventura itu telah menggelontorkan dana pada sejumlah startup mulai dari unicorn sampai startup pemula.
E-commerce berlabel unicorn Bukalapak pun mendapatkan pendanaan dari 500 Startup. Setelah pada 2012 mendapatkan pendanaan seri A dari dari GREE Venture, Bukalapak mendapatkan pendanaan lanjutan dari 500 Startup.
Startup penyedia layanan jual-beli berbasis online, Kudo, pun pernah mendapatkan pendanaan dari 500 Startup. Selain itu, Brodo, Hijup, Kredivo, dan Konserku pun ikut merasakan pendanaan dari 500 Startup.
Bisnis lain yang dijalani suami penyanyi Bunga Citra Lestari itu jaringan restoran TGIF Indonesia. Ashraf juga menjajal bisnis pusat kebugaran dan agensi produksi.
Total pendanaan yang diberikan pun tak kecil jumlahnya, ventura itu menggelontorkan dana mencapai US$ 50 juta atau Rp 666 miliar (kurs Rp 13.300).
Dana yang disiapkan Ashraf melalui modal ventura ini dikucurkan menggunakan skema dana seri A mulai dari US$ 50.000-250.000. Dana tersebut untuk membantu startup mengembangkan diri.
Tak hanya mengucurkan dana, Ashraf terjun langsung untuk menyeleksi perusahaan rintisan mana yang patut mendapat pendanaan.