Tunggu Sebentar

 

Teknologi3 Inovasi Keuangan Start Up Fintech Indonesia

Andreas Rifto DevaMaret 18, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/8.png

Belakangan, industri fintech jadi salah satu industri yang cukup naik daun. Berbagai perusahaan start up berbasis fintech mulai bermunculan dan menghadirkan berbagai inovasi keuangan yang menarik untuk diamati.

Secara umum, ada beberapa inovasi keuangan yang diakomodasi oleh start up fintech di Indonesia, yaitu:

1. Transfer Uang Tanpa Biaya

Transfer uang adalah salah satu kebutuhan utama setiap orang dalam masalah finansial. Sayangnya, biaya transfer antar bank yang dibebankan seringkali tidak kecil. Sementara itu, start up fintech hadir dengan tawaran biaya transfer yang rendah bahkan gratis.

Selain itu, start up fintech juga menawarkan kemudahan transaksi. Anda bisa melakukan transfer uang antar bank hanya dengan menggunakan ponsel saja. Selain menghemat biaya, inovasi ini tentu saja juga menghemat waktu yang Anda gunakan.

2. Marketplace Pinjam Meminjam

Sebelum era fintech, orang – orang terbiasa menyimpan dana dan mengajukan pinjaman melalui bank. Sehingga, antara peminjam dan pemberi pinjaman tidak bisa bertemu secara langsung. Berbeda dengan gagasan yang dibawa oleh start up fintech. Di sini, peminjam dan pemberi pinjaman bisa bertemu dalam satu marketplace.

Konsep ini dibawa oleh start up fintech yang bergerak dalam P2P (peer to peer) lending. Dengan adanya sistem P2P ini, maka pihak yang menaruh dana bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih besar dan pihak peminjam dana bisa mendapatkan proses kredit yang lebih mudah dan cepat.

3. Reksadana Online

Inovasi lain yang dibawa oleh start up fintech adalah kemudahan dalam membeli reksadana. Sebelumnya, seseorang harus membuka reksadana di kantor cabang. Dengan adanya start up fintech ini, maka siapapun bisa membeli reksadana secara online.

Di samping itu, adanya start up fintech ini juga membantu memberikan edukasi investasi reksadana yang lebih lengkap dan komprehensif secara gratis. Dengan begitu, Anda yang ingin menjadikan reksadana sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga bisa memanfaatkannya dengan lebih maksimal.

Selain 3 hal tersebut, masih banyak inovasi lain yang muncul seiring dengan lahirnya berbagai start up fintech. Menurut Anda, bagaimana proyeksi usaha start up fintech ini ke depannya?