Tunggu Sebentar

 

Gaya Hidup5 Cara Menghadapi Tantangan Bisnis Akibat Virus Corona

Andreas Rifto DevaMaret 10, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/5-Cara-Menghadapi-Tantangan-Bisnis-Akibat-Virus-Corona.jpg

Penyebaran virus Corona yang terjadi sejak Januari 2020 mengakibatkan perputaran perekonomian Indonesia lesu bahkan melambat. Bagi para pelaku bisnis, hal ini tentu menjadi permasalahan yang merepotkan. Tak sedikit usaha yang gulung tikar karena terus merugi karena dampak virus Corona. Untuk mencegah hal itu, tentunya diperlukan strategi khusus. Berikut ini lima cara menghadapi tantangan bisnis di tengah merebaknya wabah virus Corona.

  1. Pemangkasan pegawai

Apabila bisnis yang Anda jalankan saat ini terus merugi dan bahkan minus keuntungan, salah satu cara untuk memangkas pengeluaran ialah dengan merumahkan sebagian pegawai. Meski berat, hal ini bisa menjadi pilihan untuk mengurangi pengeluaran secara signifikan sampai menunggu fenomena virus Corona berakhir dan perekonomian Indonesia kembali pulih. Tak harus memecat atau mem-PHK karyawan, Anda bisa meliburkan karyawan untuk beberapa saat dengan ketentuan gaji dibayar sesuai dengan banyaknya hari kerja. Dengan begini, karyawan Anda masih bisa memperoleh penghasilan dan Anda juga masih bisa menjalankan bisnis.

  1. Banting setir ke bisnis yang sedang ramai

Cara kedua ini bisa menjadi jalan lain untuk mencari keuntungan. Survei pasar dan cari celah bisnis mana yang tak terpengaruh oleh virus Corona. Anda bisa meniru dan memodivikasi bisnis tersebut hingga menjadi sedemikian rupa lalu menjualnya ke masyarakat. Misalnya, membuat masker organik.

  1. Diskon

Langkah ketiga adalah memberikan potongan harga kepada konsumen. Meski keuntungan yang didapatkan berkurang, namun setidaknya produktivitas bisnis Anda berjalan lancar dan ada perputaran uang untuk membayar segala keperluan perusahaan dan bisnis Anda.

  1. Marketplace

Akibat virus Corona, banyak orang yang akhirnya takut ke luar rumah sehingga penjualan di toko-toko offline lesu dan sepi. Karena Nya Anda harus mulai menjemput bola dengan memasarkan produk secara online. Hal ini dilakukan untuk menjembatani antara pebisnis dengan konsumen atas permasalahan virus Corona. Anda bisa mulai membuka toko online di marketplace atau sosial media.

  1. Inovasi

Selain karena virus Corona, pasar yang sepi juga bisa disebabkan karena kurangnya inovasi dalam hal produk dan pelayanan. Misalnya, toko A menjual produk yang sama dengan Anda, namun toko A memiliki pelayanan yang berbeda. Ia memberikan gratis ongkos kirim bagi konsumennya karena wabah virus Corona. Hal ini bisa Anda lakukan juga kepada sistem pelayanan Anda, sehingga konsumen punya pilihan yang praktis, menguntungkan dan memudahkan mereka. Sekaligus memberikan rasa aman ketika membeli produk di toko Anda. Hal ini juga baik untuk image perusahaan Anda sebagai perusahaan yang peduli dengan sesama.