Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupBenefit Karyawan Start Up yang Wajib Founder Pahami

adminMaret 17, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/woman-doing-a-presentation-2977547-1280x853.jpg

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata startup, pasti kata teknologi milenial dan juga mudah. Sering terkait dengan salah satu kata yang satu ini, namun tahukah anda bahwa tangkap sendiri memang menarik perhatian banyak orang terutama di tahun 2020 ini.

Ada banyak sekali masyarakat indonesia yang tertarik dan juga mencoba untuk mengembangkan startup yang mereka miliki sebagai salah satu ide, yang bukan hanya menghasilkan keuntungan. Tetapi juga bisa menjadi ladang pekerjaan bagi banyak orang.

Namun sebelum membahas terlalu jauh mengenai start up, ketahui terlebih dahulu mengenai kompensasi dan juga benefit untuk para karyawan yang ingin bekerja di startup. Artikel ini cocok sekali untuk anda yang menjadi HRD ataupun founder dari sebuah perusahaan.

  • Kebutuhan SDM di Perusahaan

Hal pertama yang harus anda ketahui yaitu berapa banyak anda membutuhkan karyawan dan juga bidang apa saja yang dibutuhkan. Saat sendiri memang perusahaan yang bekerja dengan basis teknologi. Sehingga anda harus menuntut para karyawan untuk memahami dan juga melakukan teknologi, agar bisa bekerja sama dengan baik di perusahaan tersebut.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa semua orang tidak dibutuhkan dalam perusahaan anda pastikan untuk memilih bidang apa saja yang dibutuhkan dan juga keahlian. Apa yang sekiranya cocok untuk bidang tersebut sehingga anda akan mendapatkan karyawan yang efisien dan sesuai, tanpa harus membuang waktu tenaga ataupun biaya.

Selain itu para karyawan juga harus diperhatikan hak dan kewajibannya. Sehingga mendapatkan pekerjaan sesuai dengan job desk dan juga perjanjian yang telah dilakukan sejak awal. Dengan begitu pekerjaan akan berjalan dengan baik dan juga perjanjian akan berjalan dengan lancar.

  • Persyaratan Legal Pekerjaan

Hal kedua khusus para HRD, hal yang harus diketahui bahwa anda harus memahami mengenai persyaratan legal. Ketika mengatur benefit ataupun keuntungan pemerintah seringkali memiliki peran yang besar.

Walaupun start-up yang didirikan merupakan perusahaan pribadia atau miliki anda. Walaupun begitu pemerintah tentu akan memusatkan diri pada kesejahteraan sosial dan juga ekonomi bagi masyarakatnya. Terutama para karyawannya sehingga usahakan untuk mengikuti persyaratan legal yang harus dipenuhi oleh sebuah perusahaan maupun oleh seorang karyawan.

  • Asuransi (Jiwa, Kecacatan, Kesehatan dll)

Hal ketiga yang harus anda ketahui yaitu asuransi. Hal ini mungkin seringkali dilupakan oleh banyak perusahaan ataupun start-up. Terutama jika memang perusahaan yang anda dirikan memiliki resiko sangat besar.

Komponen ini sebenarnya mencakup berbagai pembayaran atas kematian yang tidak disengaja ataupun pembayaran. Apabila karyawan ternyata mengalami musibah saat bekerja. Hal ini bisa menyebabkan kondisi jangka panjang, sehingga para perusahaan dan juga HRD tetap harus menggunakan aturan yang jelas dan juga SOP mengenai asuransi ini.

  • Program izin dan sakit

Anda tentu tahu bukan bahwa start up merupakan salah satu pekerjaan yang seringkali dianggap mudah untuk dikerjakan. Bahkan cenderung mobilitas tinggi dan tidak memerlukan karyawan yang di kantor. Sebenarnya ada beberapa perusahaan, yang mengizinkan hal tersebut terjadi.

Namun ada juga beberapa perusahaan yang membutuhkan karyawan yang tetap stay di kantor dan bekerja seperti pada umumnya. Sehingga sebagai HRD ataupun founder, anda harus membuat program izin sakit yang jelas program ini.

Nantinya disediakan untuk membantu mengganti upah atas ketidak hadiran jangka pendek karyawan dan memastikan bahwa karyawan izin, karena adanya kondisi yang tidak sehat atau tidak sesuai. Tapi dalam praktiknya, benefit ini seringkali disalah gunakan oleh para karyawan.

Sehingga anda harus hati-hati dalam menanggulangi hal ini perusahaan bisa juga mengalihkan program ke manager disability, yang lebih cocok untuk para karyawan.