Tunggu Sebentar

 

Gaya HidupDompet Dhuafa Akan Lahirkan Napipreneur

Andreas Rifto DevaMaret 12, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/Dompet-Dhuafa-Akan-Lahirkan-Napipreneur-e1584003263602.jpg

Entrepreneur bisa dilakukan oleh siapa saja yang memiliki keinginan dan mau berusaha. Selain itu banyak pula perusahaan yang memberikan pelatihan-pelatihan mengenai intrepeneur ke berbagai komunitas, organisasi, dan sebagainya. Belum lama ini Dompet Dhuafa mengumumkan akan membina narapidana menjadi entrepreneur atau pengusaha dengan memberikan akses permodalan agar bisa mengangkat harkat dan martabatnya.

Imam Rulyawan, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa belum lama ini menandatangani  surat kerja samadengan Lembaga Pemasyarakatan (LP), di Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Kemenkumham RI, Gambir, Jakarta, Sabtu (26/11/2019). Kerja sama tersebut merupakan langkah Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia melalui Ditjen Pemasyarakatan yang menggandeng Dompet Dhuafa untuk melakukan pembinaan dan pendidikan terhadap narapidana di Indonesia. Menurut Imam, hal itu dilakukan untuk memberi peluang kepada narapidana agar dapat kembali menjadi manusia pada umumnya dan bekerja sesuai dengan apa yang mereka kuasai.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami mengatakan Ditjen Pemasyarakatan dan Dompet Dhuafa mempunyai kesamaan Pemasyarakatan sion dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia (SDM) menjadi unggul dan berdaya saing. Dompet Dhuafa dan Ditjen Pemasyarakatan berupaya memberikan sosialisasi tentang penyadaran kepada masyarakat bahwa menjadi narapidana bukan berarti kebaikannya telah berakhir.

Tidak bisa dinafikan bahwa banyak dari narapidana yang dulunya memiliki keterampilan seperti pengusaha atau jurnalis. Artinya, mereka bisa kembali lagi untuk bermanfaat bagi orang lain. Nantinya, para narapidana akan dididik Dompet Dhuafa melalui program Institut Kemandirian, bekerja sama dengan organisasi Social Trust Fun. Rencananya, program pembinaan ini akan berlangsung selama lima tahun dengan dua model pembinaan, yaitu pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang pembinaan dan bimbingan warga binaan LP.

Adapun, kerja sama Dompet Dhuafa dengan Ditjen Pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana ini baru pertama kali dilakukan. Walau begitu, sebelumnya Dompet Dhuafa sudah memiliki program pembinaan terhadap narapidana. Program itu sudah berlangsung sejak  2011 di delapan LP  yang ada di Bogor, Tangerang, dan Bekasi.