Tunggu Sebentar

 

PertanianInvestasi Syariah Melalui Jasa Budidaya Perikanan YOI Akuakultur

Darmarita PerdanaMaret 27, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/2892b694-a3b9-458d-ad58-6547b2eb6c89.jpg

Investasi merupakan salah satu istilah dalam bidang finansial yang erat kaitannya dengan usaha penanaman modal untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Saat ini, kegiatan tersebut tidak hanya dilirik oleh orang tua saja, namun di kalangan anak muda sudah mulai sadar dengan pentingnya berinvestasi. Terdapat banyak jenis investasi yang bisa dilakukan, salah satunya dengan memulai usaha. Salah satu bidang usaha yang kurang diminati namun memiliki potensi yang tinggi adalah budidaya perikanan. Peluang dari bisnis budidaya perikanan sangatlah menjanjikan. Hal ini yang membuat sekelompok mahasiswa mendirikan YOI Akuakultur, sebuah perusahaan jasa budidaya perikanan terpadu yang menangkap peluang dari jenis bisnis ini.

Meskipun bisnis usaha tambak sangatlah menjanjikan, namun masih banyak petani tambak yang memiliki perekonomian rendah. Banyak faktor yang menyebabkan ketimpangan tersebut. Tim YOI Akuakultur mendapatkan fakta bahwa para petani tambak masih banyak yang belum memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi, kemampuan managerial yang kurang, hingga akses terhadap permodalan yang masih minim. Oleh sebab itu, peluang untuk melakukan jasa budidaya perikanan menjadi solusi yang ditawarkan oleh YOI Akuakultur. Dengan menjaring investor yang ingin berinvestasi terhadap bisnis budidaya perikanan, perusahaan tersebut memulai usaha penyebaran bibit benih hingga panen dan pemasaran. “Metode investasi yang kami gunakan sesuai dengan syariah Islam dimana akad dilakukan dengan cara bagi hasil antara investor dan pengelola. Banyak orang yang ingin memiliki usaha namun tidak tau bagaimana cara memulainya. Dengan menanamkan modal kepada kami, mereka bisa mendapatkan keuntungan dari usaha budidaya perikanan ini” tutur Zulfadli, Founder YOI Akuakultur.

Investasi Syariah yang Aman dan Mudah dengan Akad Bagi Hasil

Pencarian modal dengan crowd funding kerjasama bagi hasil diterapkan oleh jasa budidaya perikanan ini untuk menjalankan usaha tambak yang telah dimulai sejak September 2019. Pada tahap awal, dilakukan open investment dengan sasaran investor mulai dari pekerja kantor, mahasiswa, pensiunan hingga petani tambak sendiri. Adapun investasi dilakukan secara syariah dengan sistem bagi hasil Mudharabah. Dimana setiap modal yang dikeluarkan oleh investor akan dikembalikan seutuhnya dan dilakukan bagi hasil setelah mendapatkan keuntungan. Dengan menggunakan sistem ini, tentunya akan sama-sama menguntungkan antara investor serta pengelola tambak. Sehingga para investor akan merasa percaya dan tidak ragu untuk menanamkan modal pada jasa budidaya perikanan yang satu ini.

Tawarkan untuk Menjadi Juragan Tambak dengan Modal Minim

Kolaborasi antara para petani tambak dengan YOI Akuakultur membuat sistem budidaya yang lebih masif produktif, dan terukur menghasilkan sebuah usaha yang menjanjikan. Hal ini yang membuat perusahaan jasa budidaya perikanan tersebut percaya diri untuk mengajak banyak orang menjadi juragan tambak dengan modal mulai dari 1 juta rupiah. Investasi ini cocok untuk generasi milenials seperti mahasiswa atau pegawai kantor yang ingin mendapatkan uang tambahan. Profit investasi yang tinggi mencapai 19% hingga 36% pertahun membuat semua kuota investasi pada 2 proyek tambak kepiting soka mereka habis terjual. Cara investasi yang mereka lakukan sangatlah mudah dan juga aman. Setiap transaksi dilakukan dengan cara online sehingga akan cepat dan mudah. Lalu untuk jaminan keamanan, para investor akan mendapatkan bukti kepemilikan investasi yang dibubuhi oleh materai sehingga menjamin payung hukum dari proses investasi tersebut. Meskipun terdengar sederhana, perusahaan ini telah mendapatkan omset hingga 50 juta setiap bulan. Oleh sebab itu, perusahaan jasa budidaya perikanan yang satu ini semakin berkembang setiap harinya.