Tunggu Sebentar

 

PertanianPetani Tambak Diberdayakan Melalui Strategi Usaha Inovatif

Darmarita PerdanaMaret 27, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/9b446328-82b7-4085-a5d8-cafd55fc76c2.jpg

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki potensi maritim cukup besar yakni 6,3 juta km2 wilayah perairan dan 81 ribu km2 wilayah garis pantai. Maka tidak heran jika memiliki potensi perikanan tangkap maupun budidaya perikanan yang besar pula. Potensi ini juga dimiliki oleh Kalimantan Timur yang merupakan provinsi dengan lahan budidaya perikanan terluas di Indonesia. Banyak rumah makan seafood yang menyajikan berbagai macam olahan seafood yang di provinsi tersebut. Tentunya olahan seafood sendiri bukanlah masakan yang murah, sehingga omsetnyapun sudah jelas tinggi. Namun dibalik semua itu, nasib para petani tambak tetap berada di level yang sama setiap tahunnya. Peningkatan perekonomian mereka juga tidak terlalu signifikan, padahal harga olahan seafood sangatlah mahal. Inilah yang membuat Zulfadli salah satu mahasiswa asal Balikpapan, Founder YOI Akuakultur, menciptakan ide strategis untuk mengembangkan usaha perikanan tambak di Balikpapan.

Berkolaborasi dengan para milenials lainnya dan menjalin kemitraan dengan sejumlah petani tambak, YOI Akuakultur melakukan riset mengenai permasalahan yang terjadi pada para petambak di Kota Balikpapan. Ternyata, sejumlah faktapun didapatkan mengenai kondisi yang dialami oleh para petambak. Dimulai dari metode budidaya yang masih konvensional sehingga menyebabkan para petani selalu mengalami gagal panen. “Metode budidaya para petambak yang menjadi mitra kami dulunya masih bersifat konvensional sehingga tidak memanfaatkan teknologi untuk menunjang keberlanjutan usaha ini. Padahal dengan menggunakan metode tambak intensif yang sudah banyak berhasil diterapkan petani tambak di Pulau Jawa, petani di sini juga bisa mengembangkan usaha dan meminimalisir risiko” ujar Zulfadli.

Keterbatasan Modal dan Kurangnya Pengetahuan Petani Tambak

Hal yang paling menjadi sorotan YOI Akuakultur saat melakukan riset permasalahan para petani tambak adalah keterbatasan modal usaha sehingga petani tambak tidak dapat memaksimalkan produksi. Kurangnya pengetahuan dari para petani tambak mengenai teknologi produksi, managerial, hingga akses terhadap permodalan yang kekinian memunculkan inovasi untuk menawarkan jasa budidaya perikanan. “Mengapa jasa budidaya perikanan karena banyak anak muda sekarang kurang melirik usaha yang menjanjikan satu ini. Dengan melihat potensi lahan yang tersedia dan jumlah petani tambak, YOI Akuakultur menawarkan kepada kaum milenials untuk menjadi juragan tambak. Modelnya adalah investasi syariah dimana akad dilakukan dengan sistem bagi hasil.” tutur Zulfadli pada salah satu sesi wawancara. Hal tersebut tentunya menjadi permasalahan klasik yang sering ditemui di lapangan ketika berhadapan langsung dengan para petani.

Menggunakan Kesempatan Pendanaan Ajang Bisnis untuk Memulai Usaha

KML Food Mahasiswa Balikpapan
Negosiasi bersama PT KML Food

Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi merupakan lembaga yang sering mengadakan berbagai ajang perlombaan untuk menjaring mahasiswa dengan inovasi yang mampu membantu perekonomian daerah masing-masing. Dengan mengikuti salah satu ajang perlombaan, tim YOI Akuakultur mendapatkan pendanaan pada tahun 2019. “Usaha ini awalnya mendapat pendanaan dari ajang bisnis yang kami ikuti. Sangat membantu sekali mulai dari riset, pembuatan prototype, sampai start up.” Ujar Zulfadli. Dengan melakukan open investment sejak September 2019 dan langsung menebar benih pertama kali pada bulan Desember 2019. Saat ini, usaha budidaya tambak tersebut telah menghasilkan omset sekitar 50 juta setiap bulannya. Tentunya dengan inovasi proses produksi tambak dan teknik marketing untuk meningkatkan pemasaran membuat bisnis YOI Akuakultur terus berkembang hingga sekarang. Saat ini YOI Akuakultur tengah melakukan proses negosiasi dengan beberapa perusahaan makanan terkenal untuk dapat memasarkan hasil tambak para petani. Harapan mereka hasil laut Balikpapan dapat terpromosikan melalui usaha ini.