Tunggu Sebentar

 

UMKMUMKM : 6 Solusi Saat Bisnis Sedang Sepi Peminat

Ringga RahmiMaret 30, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/akuntan_UMKM-12.jpg

UMKM merupakan jenis usaha yang banyak diminati oleh banyak orang beberapa tahun belakangan ini. Segala jenis usaha yang masih dalam lingkup kecil hingga menengah digolongkan pada bisnis UMKM. Rentang dari omset untuk UMKM adalah Rp. 50 Juta sampai dengan Rp. 2,5 Miliar.

Setiap bisnis pasti mengalami pasang surut. Baik itu di awal kita merintis usaha ataupun pada selang waktu satu tahun menjalankan UMKM. Bahkan banyak UMKM yang berkembang pesat setelah berhasil menghadapi krisis ini. Untuk itu kali ini memulai.id memberikan beberapa solusi untuk menghadapi usaha yang sedang sepi pembeli.

  • Meningkatkan Kualitas Dari Produk

Kurangnya minat konsumen terhadap usaha yang kita miliki seringkali disebabkan oleh kurangnya kualitas dari produk yang kita miliki. Peningkatan kualitas dapat dilakukan dengan memperbaiki cara kita dalam membeli bahan baku ataupun memperbaiki cara pengolahan bahan makanan.

Cara peningkatan kuaitas ini berlaku pada jenis UMKM dalam bidang kuliner. Karena seperti yang kita ketahui, banyak bisnis kuliner yang tutup karena memilki kualitas yang tidak baik, ataupun disebabkan karena produk dari pesaing lebih memiliki kualitas yang bagus dari pada produk yang kita miliki.

Dengan sepinya peminat pada UMKM kita, maka inilah saatnya kita fokus untuk pengembangan usaha. Salah satunya dengan memulai memperbaiki kualitas dari produk yang kita miliki. Contoh lainnya adalah kita UMKM yang bergerak dalam reparasi motor yang saat ini sepi dengan konsumen. Maka cara yang dapat kita lakukan adalah mengevaluasi kinerja dari pekerja kita dan menilai peralatan yang kita pakai. Apabila dinilai masih banyak kekurangan, maka kita dapat memperbaiki kualitas dari pelayanan kita.

  • Menurunkan Harga

Semua konsumen akan cenderung untuk memilih produk yang memiliki harga yang lebih murah namun dengan kualitas yang bagus. Untuk menarik para pelanggan, kita dapat menurunkan harga dari produk kita. Salah satu contohnya adalah apabila kita memiliki UMKM yang menjual martabak manis, maka kita dapat menurunkan harga sebesar Rp. 1.000 untuk satu buah martabak.

Penurunan harga ini akan membuat banyak konsumen menjadi tertarik dengan produk yang kita jual. Namun dengan catatan tidak mengurangi kualitas dari produk yang kita miliki.

  • Melakukan Promosi Dengan Gencar

Saat ini pengaruh dari promosi memberikan dampak yang besar pada setiap jenisusaha. Untuk itu meskipun UMKM yang kita miliki masih dalam lingkup yang kecil, maka promosi tetap menjadi kunci utama. Promosi yang dapat kita lakukan dapat berupa menggunakan media sosial sebagai sarana untuk promosi. Cara lain memberikan potongan harga kepada para pelanggan apabila mereka membawa beberapa teman untuk membeli produk yang kita jual.

  • Belajar Dari Pesaing

Untuk belajar dan meningkatkan kualitas kita dapat belajar dari berbagai tempat. Bisa melalui buku, melakukan riset di internet ataupun belajar dari pesaing kita. Contohnya kita adalah pengusaha UMKM yang bergerak dalam bidang kuliner yaitu memiliki gerai kopi di sebuah mall. Maka sesekali kita dapat membeli kopi dari gerai lain yang ramai dengan pengunjung. Selanjutnya kita dapat mengamati dan belajar dari kesuksesan gerai kopi tersebut. Sehingga kita dapat memperbaiki bisnis kita sesuai dengan kelebihan yang dimiliki oleh pesaing kita.

  • Menemukan Inovasi Baru

Inovasi merupakan kunci dari sebuah perkembangan usaha. Sesuatu yang baru merupakan hal yang selalu menjadi daya tarik bagi setiap orang, termasuk pelanggan kita. Inovasi yang dapat kita lakukan untuk menghadapi pelanggan yang sepi adalah dengan cara membuat produk kita lebih bervariasi. Contohnya dengan cara mengeluarkan desain baru untuk produk tas yang kita kita jalankan pada UMKM yang kita miliki. Kita harus jeli melihat peluang pasar dan mengeluarkan produk tas yang sekarang banyak diminati oleh konsumen.

  • Pantang Menyerah

Semua usaha tidak akan pernah sia-sia. Termasuk usaha untuk menambah jumlah konsumen yang membeli produk dari UMKM yang kita miliki. Asalkan pengusaha tidak mudah menyerah maka bisnis yang kita miliki akan terus berkembang.