Tunggu Sebentar

 

E-CommerceUMKMUMKM : 8 Prosedur Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Tempat Usaha

Ringga RahmiMaret 29, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/UMKM-8-PRosedur-Pencegahan-Penyebaran-Covid_19-di-Tempat-Usaha.png

UMKM merupakan usaha yang tetap berjalan meskipun saat ini Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Saat ini UMKM yang masih berjalan dengan peminat yang banyak adalah sektor usaha makanan. Karena banyaknya masyarakat yang di perantauan atau di kota besar yang tidak memasak di rumah. Sehingga membeli makanan menjadi pilihan mereka untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Tentang Bahaya Covid-19

Pandemi Covid-19 merupakan suatu keadaan dimana menyebarnya sebuah penyakit, dalam hal ini Covid-19 keseluruh belahan dunia. Bahkan saat ini, sesuai dengan data dari Kementrian Kesehatan, kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1.285 kasus. Covid-19 dapat menyebar kepada siapa saja, apabila mereka melakukan kontak dengan penderita. Untuk itu kebersihan diri dan makanan yang dikonsumis perlu menjadi perhatian utama bagi kita bersama. Terutama bagi UMKM yang bergerak dibidang produk makanan.

Perhatian Pemerintah Terhadap UMKM

Pemerintah mengeluarkan himbauan yang berisi prosedur untuk mencegah pencemaran Covid-19 di tempat usaha. Himbauan ini telah di share pada halaman ini. Harapan dari pemerintah adalah masyarakat sebagai pelaku usaha juga mengambil peran untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. Untuk itu, memulai.id akan memberikan ulasan mengenai himbauan dari pemerintah terkait pencegahan Covid-19 pada tempat usaha.

8 Prosedur Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Tempat Usaha

  • Menyediakan Hand Sanitizer Untuk Pelanggan
  • Hand sanitizer merupakan benda yang wajib disediakan untuk pelanggan. Kandungan yang terdapat dalam hand sanitizer membantu membersihkan virus dan kotoran yang menempel pada tangan pelanggan.
  • Menggunakan Plastic Clip (Usahakan Yang Berbahan Organik)

Plastic Clip digunakan untuk keperluan melindungi HP pelanggan. Karena sebagaimana yang kita ketahui, HP merupakan salah satu barang yang paling sering digunakan dan dapat menjadi sarang kuman penyakit. Maka dari itu pemilik tempat usaha disarankan untuk menyediakan plastic clip.

  • Menggunakan Wadah Tertutup Untuk Makanan Siap Saji¬†

Makanan siap saji tetap menjadi incaran para konsumen. Untuk itu, pengusaha harus menutup dengan rapat makanan siap saji yang ada. Agar makanan siap saji yang kita jual tidak tercemar dan terkena virus yang ada disekitar kita.

  • Menggunakan Alat Makan Sekali Pakai Untuk Semua Pelanggan

Alat makan sekali pakai dibutuhkan agar pelatan makanan yang kita miliki tidak menjadi sumber penyebaran Covid-19. Karena bila kita menggunakan peralatan makanan biasa, maka kita akan menggunakannya kembali pada pelanggan lain, sehingga akan ada kemungkinan untuk penyebarannya.

  • Semua Staf Diwajibkan Menggunakan Hand Glove dan Mouth Cover

Hand Glove atau yang biasa disebut sarung tangan dan Mouth Cover atau masker merupakan Alat Pelindung Diri (APD) yang harus digunakan oleh pekerja di tempat usaha. Hal ini bertujuan untuk melindungi pekerja dan melindungi kebersihan dari makanan yang kita jual. Setiap hari sarung tangan dan masker harus diganti agar terjaga kebersihannya.

  • Memastikan Jarak Antar Konsumen Minimal 1 Meter

Himbauan jarak 1 meter antar kondumen berlaku dalam antrian maupun meja tempat makan. Dengan melakukan ini, diharapkan tidak ada penyebaran Covid-19 di tempat usaha yang kita miliki.

  • Menutup Rapat Makanan dan dan Minuman Take Away Saat Dalam Perjalanan

Take away atau membungkus makanan yang dibeli merupakan pilihan yang banyak dilakukan oleh pelanggan. Karena semua orang saat ini mengurangi waktu untuk keluar rumah. Sehingga tugas dari pengusaha adalah menutup rapat makanan yang dipesan pelanggan, agar saat dibawa, makanan yang kita jual tidak tercemar oleh bakteri dan virus.

  • Melakukan Penyemprotan Desinfektan Pada Seluruh Area dan Peralatan Usaha

Untuk area dari tempat usaha, pemerintah menghimbau agar pengusaha menyemprotkan desinfektan agar tempat usaha terbebas dari Covid-19. Peralatan usaha juga harus disemrot dengan desinfektan secara berlaka. Untuk itu diharapkan agar pengusaha menyediakan stok yang cukup untuk desinfektan.