Tunggu Sebentar

 

UMKMUMKM: Kenali 8 Tanda Bahwa Usaha Anda Berjalan Lancar

Ringga RahmiMaret 30, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/aplikasi-umkm-2.jpg

UMKM adalah bagian usaha yang mulai memberikan banyak perubahan positif pada perekonomian masyarakat Indonesia. Karena UMKM telah menyedot banyak jumlah tenaga kerja dan juga menghidupkan perekonomian bagi kaum milennial yang memulai usaha kecil atau menengah sebagai sumber penghasilan.

Apabila Anda seorang pengusaha dalam kategori Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), maka Anda akan memerlukan evaluasi terhadap usaha yang Anda miliki. Paling tidak kita melakukan evaluasi mendalam terhadap usaha satu kali dalam kurun waktu satu tahun. Bisnis yang lancar tidak saja hanya bergantung pada keuntungan yang didapat, namun ada sejumlah tanda keberhasilan lain yang perlu diperhatikan. Dengan memperhatikan beberapa tanda-tanda yang akan diulas oleh memulai.id sebagai berikut:

  • Memiliki Sistem Yang Terkendali

Sistem yang terkendali dapat dicerminkan pada berjalannya usaha yang kita miliki dengan ritme yang baik. Dalam perjalanannya usaha yang kita miliki tidak bergantung pada satu orang pegawai saja, sehingga proses penjualan atau proses produksi dapat dikendalikan dengan baik.

  • Mampu Mencapai Keuntungan Sebesar 10-15 %  Setiap Tahun

Jumlah keuntungan 10-15% pertahun merupakan keuntungan minimal yang didapat oleh usaha yang berjalan lancar. Apabila usaha yang kita miliki belum mencapai jumlah keuntungan sebesar target minimal itu, maka ini merupakan tanda bahwa Anda perlu melakukan perbaikan pada usaha yang dimiliki.

  • Mempunyai Karyawan Yang Produktif

Karyawan yang produktif akan membuat pelanggan menjadi bersemangat untuk datang ke tempat usaha kita. Sebagaimana yang kita ketahui, karyawan merupakan salah satu aset dari usaha yang sangat berharga. Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk membuat karyawan menjadi produktif. Salah satunya dengan cara memberikan perhatian dan apresiasi terhadap kinerja dari masing-masing karyawan.

  • Operasional Usaha Dapat Berjalan Tanpa Intervensi Pemilik

Ada banyak kita temui banyak pengusaha yang memberikan intervensi dalam porsi yang besar kepada usaha yang dimiliki. Intervensi yang dimaksud disini adalah mengurus hal-hal kecil yang sifatnya teknis. Meskipun pengusaha sadar, bahwa dia memiliki beberapa karyawan yang memiliki tugas masing-masing.

Bila hal ini terjadi pada usaha Anda, maka saatnya sekarang beralih untuk mengurus hal-hal yang bersinggungan dengan strategi bisnis, budaya kerja karyawan dan pengembangan usaha di masa yang akan datang. Intervensi yang berlebihan juga akan membuat ide dari karyawan akan terhambat.

  • Usaha Mampu Menghasilkan Uang Untuk Membayar Utang

Pinjaman modal yang digunakan pada awal merintis usaha merupakan hal yang perlu dilunasi oleh pengusaha seiring dengan berjalannya waktu. Untuk itu kita perlu mengevaluasi, apakah keuntungan dari bisnis yang kita miliki telah dapat disisihkan untuk membayar utang yang ada. Apabila sudah bisa membayar utang, maka ini berarti pertanda baik bahwa bisnis berjalan dengan lancar.

  • Memiliki Karyawan Yang Setia

Karyawan yang bertahan lama pada usaha kita merupakan hal yang menguntungkan bagi kita. Karena apabila pada usaha kita banyak karyawan yang keluar masuk dalam waktu yang singkat, maka kita sebagai pemilik usaha akan merasa kesusahan. Hal ini disebabkan karena apabila kita menerima karyawan baru, maka kita harus melatih kembali karyawan yang baru tersebut. Ini akan membuat kita menghabiskan banyak waktu, karena saat ini menemukan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan pengusaha sangat susah.

  • Mempunyai Perputaran Stok Yang Cepat

Pengaturan penyimpanan stok yang tepat akan membuat alur dari barang yang kita simpan menjadi lancar. Hal ini akan membuat perputaran uang pada bisnis ini menjadi lebih lancar. Aspek stok barang ini menjadi salah satu tanda bahwa bisnis Anda telah berjalan dengan lancar.

  • Memiliki Alokasi Dana Untuk Promosi

Promosi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan jumlah konsumen kita. Sehingga dalam pengaturan keuangan dana untuk melakukan promosi harus ada.