Tunggu Sebentar

 

UMKMUMKM: Syarat Untuk Mendirikan UKM

Ringga RahmiMaret 27, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/03/syarat-mendaftar-UKM.jpg

UMKM merupakan salah satu bisnis yang banyak diminati oleh banyak kaum muda pada zaman sekarang ini. Berbagai jenis bisnis dirintis mulai dari awal seperti bisnis kuliner, bisnis kecantikan dan berbagai jenis bisnis lainnya. UMKM menjadi pilihan yang tepat untuk memulai mencari pemasukan pada era digital saat ini. Karena dengan modal yang tidak banyak, kita bisa memulai beragam bisnis.

Pilihan usaha dalam kategori UMKM bisa menjadi pilihan. UMKM adalah segala jenis usaha yang dibuat oleh sesorang atau badan yang berdiri secara mandiri. Golongan usaha yang memiliki omset mulai dari Rp. 50 Juta sampai dengan Rp. 50 Miliar dikategorikan pada jenis UMKM.

Peran pemerintah sangat besar dalam upaya pengembangan UMKM yang ada di Indonesia. Salah satunya dengan memudahkan urusan perizinan dari pebisnis yang ingin membuat UMKM. Pengurusan izin usaha tidak memungut biaya apapun kepada para pendaftar. Biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan penyelenggaraan izin untuk usaha telah dibebankan  pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ini juga termasuk upaya pemerintah untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Secara umum untuk mendirikan UMKM maka kita harus menyiapkan beberapa surat izin. Semua hal menyangkut perizinan ini telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 98 tahun 2014. Berbagai jenis izin yang diperuntukkan untuk pelaku usaha adalah izin gangguan (HO), Izin mendirikan bangunan (IMB), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Izin Usaha Industri (IUI) dan Tanda Daftar Industri (TDI). Semua izin ini tergabung kedalam IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil).

Bagi usaha mikro dan kecil alur dari perizinan relatif mudah dan cepat. Pemilik usaha dapat memulai denagn menyiapkan kelengkapan syarat dan mengurusnya ke kantor kecamatan atau kantor Kelurahan setempat. Untuk UKM ( Usaha Kecil Menengah) pengurusan surat izin dilakukan oleh kabupaten atau kota. Bagi pengusaha yang mengurus izin UKM maka dibutuhkan Nomor Pokok Wajib Pajak sebagai syarat yang telah ditentukan.

Apabila Anda telah berkeinginan untuk memulai membuat UMKM, maka dapat mempelajari beberapa syarat untuk mendirikan UMKM yang akan diulas oleh memulai.id  berikut ini.

  1. Menyiapkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk
  2. Menyiapkan fotokopi Kartu Keluarga
  3. Pas photo terbaru berwarna dengan ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar
  4. Membuat surat pengantar dari RT atau RW yang menyatakan mengenai lokasi dari usaha yang akan didirikan. Untuk syarat ini Anda perlu mendatangi Ketua RT/RW setempay untuk mendapatkan surat pengantar.
  5. Mengisi formulir yang telah ditentukan untuk mendapatkan IUMK

Manfaat mengurus perizinan bagi UMKM:

  1. Pemilik usaha akan mendapatkan kemudahan dalam hal perlindungan dan kepastian untuk melakukan usaha di tempat yang telah ditentukan. Legalitas dalam suatu usaha sangat dibutuhkan. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, untuk itu perlindungan hukum dapat dipersiapkan agar memudahkan usaha Anda dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang ada.
  2. Pendampingan dari pemerintah menjadi jaminan dakan mengembangkan usaha. Dengan terdaftar sebagai UMKM, maka usaha kita akan mendapatkan perhatian pemerintah dan berada dalam jangkauan pemerintah dalam mengembangkan perekonomian masyarakat.
  3. Pemilik usaha memiliki kesempatan untuk melakukan peminjaman modal usaha kepada Bank. Hal ini disebabkan oleh salah satu syarat untuk melakukan pinjaman  adalah Surat Izin Usaha.
  4. Pemerintah dapat memberikan kemudahan dalam pemberdayan, naik pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun lembaga lainnya. Seperti yang kita ketahui pemerintah selalu memberikan pelatihan kepada pelaku usaha untuk mengembangkan usaha yang mereka miliki.