Tunggu Sebentar

 

OtomotifMobil Bekas Jadi Investasi, Begini Perawatannya!

ajengypsApril 4, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/04/mobil-bekas.jpg

 

Mobil bekas sekarang menjadi lahan bisnis. Banyak orang – orang yang ingin mengoleksi mobil keluaran lama. Contohnya saja yang sedang trend adalah penjualan mobil antik milik Raffi Ahmad yang popular di Youtube. Dari situlah peluang bisnis ini semakin terlihat. Untuk meningkatkan harga mobil tersebut kamu harus merawatnya sebaik mungkin. Mau tahu cara merawatnya? Yuk cek penjelasannya berikut ini.

1. Cek Komponen Mobil Sesering Mungkin

Mobil bekas sudah tidak baru lagi dan mungkin telah dipakai berapa ratus km oleh pemilik sebelumnya. Untuk menghindari mobil rusak atau mogok ketika di jalan, maka kamu harus sesering mungkin cek komponen didalamnya.

Pertama, kamu harus periksa bagian rem kakinya. Selanjutnya periksa juga bagian ban, jika ban terlihat sudah tidak layak maka wajib kamu ganti. Kerusakan pada komponen mesin bisa kamu kenali dari suara mobil yang berubah.

2. Mobil Bekas Sering Ganti Oli

Oli menjadi bahan yang penting agar komponen mobil berjalan dengan layak. Mobil tua dan bekas menggunakan oli lebih boros dari mobil keluaran terbaru. Bisa jadi sebulan sekali kamu harus menggantinya dengan oli baru. Uang yang dikeluarkan memang akan lebih boros tapi ingat keuntungan yang akan kamu dapat jika mobil tua itu tetap mulus. Ketika oli telah diganti maka kinerja komponen – komponen tersebut akan saling terhubung dan mulus kembali, juga anti karat.

3. Perhatikan Kualitas Cat Mobil Bekas

Cat pada mobil bekas juga mempengaruhi harga jual. Ketika cat yang ada di badan mobil mulus dengan warna yang mengkilap dijamin deh bakal banyak yang minat. Ini harus sering kamu periksa apalagi kamu menyimpan mobil ini di tempat yang dingin dan selalu parker secara bar – bar. Ketika kamu melihat ada cat yang tergores atau mengelupas segeralah kamu membawanya ke bengkel untuk diperbaiki atau bahkan diganti.

4. Cek Radiator Secara Berkala

Radiator berfungsi sebagai pendingin pada mesin. Lalu kenapa harus cek radiator? Di dalam radiator terdapat air dan sewaktu – waktu bisa habis. Jika kamu tidak memeriksanya, bisa – bisa saat mengemudi, mobilmu akan mogok. Nah, maka dari itu harus sering cek dan mengisi air ke dalam radiator tersebut.

5. Ganti Timing Belt

Timing belt sangat penting untuk keberjalanannya mobil. Pergantian timing belt dilakukan secara berkala. Kapan waktu yang tepat untuk menggantinya? Yaitu ketika jarak yang ditempuh oleh mobil bekas tersebut sudah lebih dari 39 km.

Apa yang terjadi jika lupa menggantinya? Jika lupa, timing belt yang digunakan akan rusak bahkan terputus. Ketika itu terjadi maka mobilmu fungsinya akan berkurang sebagai alat kendaraan.

6. Periksa Kabel dan Ring

Kabel yang ada di dalam sebuah mobil sangat banyak. Tentu saja, kabel – kabel tersebut juga perlu perawatan. Kamu harus memeriksanya sesering mungkin. Jika tidak, kemungkinan dari kabel tersebut akan timbul arus pendek. Parahnya lagi, hal tersebut bisa membuat mobilmu terbakar. Jadi, lebih baik mengeluarkan uang lebih untuk memeriksa kabel dengan rutin daripada rugi total karena mobil terbakar dan tak bisa dijual lagi.

Itulah beberapa cara perawatan yang harus rutin kamu lakukan. Selama perawatan kamu akan mengeluarkan biaya lebih tapi itu sebanding dengan uang yang akan kamu dapat ketika berhasil menjual mobil bekas tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa baca artikel menarik lainnya di laman memulai.id ya.