Tunggu Sebentar

 

Food & BeveragesSimak Strategi Bisnis Gedang Jamur, Jajanan Kekinian yang Menyehatkan

Darmarita PerdanaApril 7, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200328-WA0022.jpg

Memulai bisnis sejak duduk di bangku SMK hingga menjadi mahasiswa, Titin Agustina melanjutkan passion yang ia miliki dalam bidang bisnis. Berjualan jajanan sudah ia lakukan sejak merantau sebagai mahasiswa di Balikpapan, Kalimantan Timur. Berkerja sama dengan seorang pedagang gorengan, ia mulai menjalankan bisnis jajanan dengan beberapa metode mulai dari cara konvensional biasa hingga membuka sebuah kantin kejujuran di kampusnya saat itu. Jatuh bangun memulai menjajakan jajanan ia jalani bahkan hampir 95% produknya tidak laku terjual. Namun prinsipnya untuk maju dan mandiri secara finansial membuat usahanya berbuah manis hingga ia bisa membiayai segala kebutuhan perkuliahan saat itu. Tentunya bisnis yang ia jalankan terus bergulir hingga sekarang setelah mendapatkan gelar sarjana. Keseriusannya untuk menjadi pengusaha yang sukses menghasilkan karya bisnis baru yakni Gedang Jamur.

Bisnis makanan bernama Gedang Jamur yang saat ini ia jalankan bersama Adjie Kurniawan Basuki merupakan usaha jajanan kekinian yang menyehatkan. Dengan melihat perkembangan trend saat ini serta peluang bisnis yang ada di kampung halamannya Banyuwangi, ia menawarkan 2 produk yaitu pisang goreng dan nugget jamur dengan berbagai varian toping. “Konsumen kami memang tidak terbatas karena produk ini bisa dinikmati oleh berbagai umur, dari anak kecil hingga dewasa. Selain rasa yang kami tonjolkan, jajanan ini juga menyehatkan karena jamur sendiri kan punya banyak manfaat untuk tubuh kita.” Tutur Titin dalam salah satu sesi wawancara. Tidak lepas dari strategi perencanaan yang sudah direncanakan bersama tim, Gedang Jamur terus berkembang hingga saat ini.

Strategi Bisnis Sederhana Dengan Menyetuh Psikologis Konsumen

Pembeli adalah raja dan ratu yang harus dilayani dengan baik merupakan salah satu prinsip strategi yang dilakukan oleh Gedang Jamur. Dalam mengelola bisnisnya tersebut, Titin beserta tim selalu bersikap ramah ketika berhadapan dengan konsumen. Karena mereka percaya bahwa faktor psikologis dapat membuat seorang konsumen berubah menjadi pelanggan setia. “Saya punya prinsip dalam menjalankan usaha yaitu tetap humble kepada siapapun, tidak memandang bagaimana penampilan dari konsumen kami selalu tersenyum kepada konsumen. Karena kami percaya bahwa kenyamanan dalam berbelanja salah satu alasan konsumen kembali lagi untuk membeli” ujar Titin. Wanita cantik yang satu ini memang menggunakan faktor psikologis untuk menarik konsumen untuk membeli produk di stand Gedang Jamur.

Gedang Jamur juga melakukan strategi marketing yang sudah cukup umum dilakukan oleh banyak pengusaha yakni mempromosikan melalui social media. Hal ini terbukti efektif untuk menarik konsumen. Dengan mengunggah foto secara rutin lewat social media, eksistensi bisnis yang dijalankan akan terus meningkat. Sehingga banyak orang semakin mengetahui dan tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan.

Keunggulan Bahan dan Rasa Menjadi Ciri Khas

Banyaknya pesaing tidak membuat bisnis Gedang Jamur menjadi kehilangan ciri khas. Selain memberikan pelayanan yang maksimal terhadap konsumen, bahan serta rasa juga menjadi prioritas utama. Karena konsep jajanan kekinian yang satu ini bersifat menyehatkan, Gedang Jamur tidak menggunakan bahan yang sembarangan. Semua bahan yang diolah haruslah segar untuk menjaga kualitas rasa dari produk. Seperti jamur yang digunakan merupakan hasil panen sendiri, sehingga dalam memasarkan produk Gedang Jamur percaya diri untuk tampil beda. Selain itu, saus untuk toping yang digunakan merupakan olahan sendiri bukan produk pabrik. Tentunya dengan hal tersebut Titin beserta tim mampu membuat rasa yang berbeda dari para pesaingnya di luar sana.