Tunggu Sebentar

 

BisnisUMKMSkill Untuk Jualan dari Rumah

Sigid SetyoApril 23, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/04/jualan-dari-rumah.jpg

Kemampuan untuk jualan dari rumah menjadi kebutuhan yang sangat penting saat ini. Apalagi di tengah pandemi yang masih belum dapat diprediksi kapan berakhirnya.

Pemerintah meramalkan bahwa tantangan ekonomi ini masih akan berlangsung hingga akhir tahun sebelum recovery. Sementara para pelaku usaha memperkirakan hanya dapat bertahan 2 – 3 bulan jika masih belum ada geliat ekonomi.

Keadaan ini tentu memaksa pelaku usaha untuk memutar otak agar bisnisnya terus berjalan. Apalagi bagi kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Salah satu caranya adalah dengan mencari cara untuk menjalankan bisnis dari rumah.

Lalu skill apa saja yang dibutuhkan untuk berbisnis dari rumah yang dapat menghasilkan jutaan rupiah?  Minimalnya berikut ini.

Copywriting

Copywriting merupakan ilmu tentang teknik atau keterampilan untuk membujuk orang lain menggunakan dan membeli suatu produk atau jasa dengan kata-kata.

Di tengah keadaan yang memaksa untuk jualan dari rumah, Anda perlu menguasai teknik ini untuk dapat menjual secara efektif kepada orang lain tanpa perlu bertatap muka.

Copywriting menggunakan kata-kata untuk mengajak calon pelanggan untuk membeli dan menggunakan produk atau layanan Anda. Dengan cara ini Anda tetap dapat menjual dari rumah kepada mereka.

Bagaimana caranya menggunakan teknik copywriting ini?

Anda dapat membuat iklan atau konten berupa tulisan, gambar, dan video dengan teknik copywriting, lalu mengiklankannya kepada pelanggan Anda. Memulai.id akan mengulas cara dan contoh penerapannya secara praktis di halaman lainnya.

Untuk saat ini, cukuplah Anda pahami bahwa skill ini perlu Anda kuasai untuk yang baru memulai bisnis dari rumah ataupun membangun bisnis dari rumah.

Jualan dengan Chatting

Beberapa pelanggan mungkin tak akan terlalu banyak bertanya begitu melihat iklan Anda. Mereka dapat langsung memesan dan membeli produk atau jasa Anda. Tapi, ternyata mayoritasnya tidak begitu.

Hanya kurang dari 10% pelanggan yang tanpa ba-bi-bu akan langsung membayar untuk menggunakan produk atau layanan Anda. Lebih dari 70% akan bertanya-tanya terlebih dahulu. Di situlah kemampuan untuk negosiasi dengan chatting diperlukan.

Anda tentu tidak berharap pelanggan akan langsung chat Anda lalu memesan produk dan layanan Anda, bukan? Karena memang itu jarang terjadi.

Pelanggan akan bertanya-tanya terlebih dahulu apakah produk atau layanan Anda sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Dan apakah mereka tidak akan kecewa jika membeli atau menggunakan produk atau jasa Anda.

Apa yang dapat Anda lakukan? Intinya gali kebutuhan mereka, berikan alasan logis dan emosional mengapa mereka perlu menggunakan produk atau layanan Anda. Dan jawab dengan memuaskan semua keberatan yang mereka miliki.

Closing dengan Telepon dari Rumah

Prinsip closing dengan telepon untuk jualan dari rumah sama dengan menjual lewat chatting.

Beberapa pelanggan mungkin tidak nyaman bercakap-cakap dalam bentuk tulisan melalui aplikasi chatting. Mereka perlu mendengar suara atau bahkan perlu melihat langsung Anda. Untuk itu mereka mungkin menelepon atau meminta video call dengan Anda.

Namun, intinya akan tetap sama. Calon pelanggan perlu benar-benar diyakinkan bahwa produk atau layanan Anda adalah jawaban dari masalah mereka. Dan jika mereka membeli, kepuasan yang akan didapat, bukan kekecewaan.

Dengan demikian mereka akan dengan senang hati membayar untuk menggunakan produk dan layanan Anda.

Belajar Jualan dari Rumah

Bagi Anda yang baru memulai bisnis dari rumah, maupun memindahkan aktivitas bisnis dari rumah, keterampilan menjual dari rumah sangat dibutuhkan.

Jika Anda belum terbiasa dengan keterampilan jualan dari rumah di atas, bisa jadi Anda butuh bantuan. Anda mungkin perlu mengikuti kelas atau kursus tentang hal tersebut. Dengan demikian Anda akan mendapatkan mentor dan kelompok untuk berdiskusi tentang masalah tersebut.

Selamat belajar dan terus semangat!