Tunggu Sebentar

 

E-CommerceFood & BeveragesUMKMTips Pemasaran Online Usaha Kuliner Rumahan

Sigid SetyoApril 26, 2020
https://memulai.id/wp-content/uploads/2020/04/usaha-kuliner-rumahan.jpg

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak usaha yang tertatih-tatih untuk bertahan, terutama bidang kuliner. Restoran dengan sistem dine-in bahkan mengalami penurunan omset hingga hanya tersisa 10% dari normal. Bagi pemilik usaha kuliner rumahan, ini merupakan momen Anda harus menerapkan pemasaran online.

Sektor usaha makanan rumahan biasanya memang memasarkan hanya kepada penduduk sekitar, atau wisatawan. Dengan menerapkan pemasaran secara online, bisnis kuliner rumahan Anda dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dengan mudah.

Bagaimana untuk menerapkan online marketing bagi bisnis makanan Anda?

1. Gunakan Foto dan Video yang Menggugah Selera

Ada 2 alasan kenapa orang membeli makanan. Pertama, karena butuh. Kedua, karena hasrat emosional yang timbul saat melihat atau mencium aroma makanan tersebut.

Dalam hal memasarkan usaha kuliner rumahan Anda secara online, foto dan video merupakan senjata utama Anda. Untuk itu, sebaiknya Anda mempersiapakan amunisi foto dan video makanan Anda dengan cara dan teknik yang menggugah selera.

Anda bisa menyewa jasa fotografi makanan profesional. Atau jika mau lebih hemat, silakan belajar tips fotografi atau videografi dari internet. Yang penting, foto dan video tersebut wajib ada.

2. Optimalkan Media Sosial

Media sosial kini tak hanya sarana untuk bersosialisasi secara online, tapi juga sarana promosi yang sangat efektif. Anda dapat menjangkau pelanggan yang lebih banyak jika dapat memanfaatkannya dengan baik.

Bagaimana caranya?

Buat akun di media sosial tersebut, lalu update secara berkala setiap hari pada jam-jam orang santai atau istirahat. Berikan penawaran secara baik. Pelajari skill apa saja yang Anda butuhkan untuk menjual secara online di sini.

Gunakan foto dan video menggugah selera yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Berikan caption yang memotivasi yang melihat agar segera membeli.

3. Tunjukkan Review dan Testimoni

Dua ini merupakan hal utama dalam membangun social trust melalui media sosial. Dengan alat ini, pelanggan akan merasa yakin karena sebelumnya sudah banyak yang melakukannya.

Karena itu setiap terjadi penjualan, pastikan meminta review dan testimoninya. Kalau perlu, Anda dapat menawarkan promo voucher, diskon, atau free layanan tertentu kepada pelanggan yang memberikan testimoni meyakinkan.

4. Mendaftar di Google My Business

Google bisnis merupakan alat yang luar biasa efektif untuk memacu penjualan Anda secara online. Terutama untuk bisnis lokal seperti usaha kuliner rumahan  yang Anda miliki.

Ini merupakan cara SEO paling mudah dengan menampilkan profil usaha Anda pada Google Maps. Hasilnya, profil bisnis kuliner Anda akan tampak di Google dan dapat diakses banyak orang.

Cara untuk mendaftarkan bisnis makanan rumahan dapat Anda pelajari di sini secara rinci.

5. Mendaftar di Aplikasi Pencarian Restoran

Biasanya, ketika Anda sudah terdaftar di Google Bisnis, secara otomatis juga dapat langsung diakses oleh aplikasi pencarian restoran. Namun, adakalanya sistemnya tidak seperti itu. Bisa jadi Anda perlu mendaftar terlebih dahulu.

Aplikasi ini akan mempermudah pelanggan untuk menemukan restoran Anda di database aplikasi tersebut. Ini dapat meningkatkan pembelian oleh wisatawan.

Aplikasi apa saja itu?

  1. Foodsessive
  2. Mangan
  3. Pergikuliner
  4. Trip Advisor
  5. Wakuliner
  6. Zomato

Dan masih banyak yang lain. Anda dapat menggunakan Google untuk mencari mereka.

6. Sediakan Layanan Antar

Untuk mengatasi pelanggan yang tidak datang ke tempat Anda, Anda dapat melakukan jemput bola dengan menyediakan layanan antar. Tentu dengan syarat minimal pembelian atau bagaimana, tergantung Anda, yang penting tidak merugikan.

Jika Anda tidak dapat menyediakan pribadi, Anda dapat bermitra dengan Grab atau Gojek yang menyediakan layanan tersebut. Ini tentu meningkatkan omset Anda.

7. Promo Berkala

Promo selalu disukai pelanggan dan menjadi alat efektif untuk meningkatkan omset penjualan. Di tengah menurunnya omset akibat pandemi, pemberian promo dapat memicu kenaikan penjualan Anda.

Berikan promo kreatif berupa diskon, voucher, free gift, beli 1 gratis 1, dan banyak macamnya. Cari cara kreatif untuk memberikan promo kepada pelanggan Anda dengan tetap memberikan Anda keuntungan.

8. Pertahankan Kualitas

Bagaimanapun strateginya, kualitas rasa tetap menjadi faktor utama orang melakukan pembelian makanan secara berulang. Dan karena di sinilah sumber profit Anda, pastikan tetap mempertahan kualitas rasa dari kuliner Anda.

Nah, tidak ada alasan lagi bagi usaha kuliner rumahan untuk gulung tikar. Anda dapat bertahan dengan cara-cara kreatif memanfaatkan kemajuan teknologi.